Biologi X - Semester 1 - Virus - Peranan Virus bagi Kehidupan

Biologi X - Semester 1 - Virus - Peranan Virus bagi Kehidupan

BIOLOGI SMA/MA

Kelas X Semester I




BAB 3
Virus


Pendalam Materi


B.  Peranan Virus bagi Kehidupan


    Hampir semua virus merugikan bagi manusia karena bersifat parasit. Virus yang merugikan tersebut dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit seperti rubella, AIDS, flu burung, dan influenza. Setiap jenis penyakit memiliki gejala dan cara penanganan yang berbeda-beda. Untuk memperdalam salah satu jenis penyakit akibat virus, lakukan kegiatan berikut.

    Berdasarkan kegiatan tersebut, Anda telah mengetahui salah satu jenis penyakit akibat virus. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dan cara berpikir manusia, ternyata beberapa virus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Simaklah uraian berikut untuk memahami peranan virus bagi kehidupan.


1.  Virus yang Menguntungkan

    Virus yang bersifat menguntungkan biasanya digunakan dalam bidang rekayasa genetika maupun penelitian di bidang kedokteran. Di dunia kedokteran, virus dimanfaatkan untuk menghasilkan produk produk berikut.

  a.  Interferon
    Interferon adalah protein yang dihasilkan oleh sel normal sebagai respons terhadap infeksi virus. Fungsi interferon yaitu untuk mencegah replikasi virus pada sel hospes.

  b.  Profag
    Profag dapat digunakan untuk mengubah fenotipe bakteri sehingga bermanfaat dalam bidang kedokteran. Sebagai contoh, DNA virus digabungkan dengan gen manusia yaitu gen penghasil antigen. Gabungan gen atau profag tersebut, lalu disambungkan ke DNA bakteri. Dengan demikian, fenotipe sel bakteri mengalami perubahan. Sel bakteri tersebut mampu membuat antigen seperti halnya sel manusia.

  c.  Vaksin
    Vaksin berisi mikroorganisme patogen yang telah dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang, tetapi sifat antigenitasnya tetap. Contoh vaksin yang sudah dikenal dapat dilihat dalam tabel berikut.

No.
Nama Vaksin
Manfaatnya
1.
2.
3.
4.
OPV (Oral Polio Vaccine)
HBV (Hepatitis B Vaccine)
VZIG (Varicella Zoster Immune Globulin)
MR (Measies, Rubella)
Mencegah penyakit polio
Mencegah penyakit kuning
Mencegah penyakit cacar air
Mencegah penyakit campak dan rubela (campak jerman)

  d.  Peta Kromosom
    Virus dapat digunakan untuk pembuatan peta kromosom yang sangat penting bagi dunia kedokteran. Aplikasi ini telah digunakan pada bakteriofag untuk mengenal dan mengidentifikasikan bakteri patogen. Ketahanan dan kerentanan bakteri terhadap serangan bakteriofag dapat digunakan untuk menentukan galur-galur bakteri dalam sistem klasifikasinya.


2.  Virus yang Merugikan

    Sebagian besar virus merupakan penyebab penyakit, baik pada tumbuhan, hewan, maupun manusia.

  a.  Virus yang Menyerang Tumbuhan
    Beberapa virus yang dapat menyerang tumbuhan dapat dilihat dalam tabel berikut.

No.
Jenis Virus
Menyerang
Akibat
1.
Virus tungro  :  Rice Tungro Bacilliform Virus (RTBV) dan Rice Tungro Spherical Virus (RTSV)
Tanaman padi (ditularkan melalui perantara wereng cokelat dan wereng hijau)
Tanaman padi mengalami pertumbuhan yang terhambat (kerkedilan).
2.
Tobacco Mosaic Virus (TMV)
Tanaman tembakau
Gejalanya terdapat bercak-bercak kuning pada daun. Bercak-bercak ini lalu berubah warna menjadi berwarna hijau dan menggambung sehingga menghambat pertumbuhan daun tembakau.
3.
Turnip Yellow Mosaik Virus (TYMV)
Tanaman kapas
Menyebabkan penggulungan daun pada tanaman kapas.
4.
Cucumber Mosaic Virus (CMV)
Tanaman mentimun (ditularkan ke tanaman lain lewat perantara kutu daun)
Buah yang dihasilkan berbentuk abnormal.
5.
Citrus Leprosis Virus (CiLV)
Tanaman jeruk
Gejalanya ada bercak-bercak kuning dan cokelat pada daun dan buah tanaman jeruk.
6.
Sugarcane Mosaikc Virus (SMV)
Tanaman tebu
Gejalanya timbul noda-noda berbentuk elips, pendek, atau memanjang dengan warna hijau muda atau kekuningan, dan tersebar merata di seluruh helaian daun muda.
7.
Bean Mosaic Virus (BMV)
Tanaman buncis
Gejala berupa daun berubah bentuk, tidak rata, dan tepi anak daun menggulung ke bawah.
8.
Wheat Mosaic Virus (WMV)
Tanaman gandum
Gejala awal ditandai daun berwarna hijau-kekuningan dan terdapat bintik-bintik hijau kecil.

  b.  Virus yang Menyerang Hewan
    Beberapa jenis virus yang menyerang hewan dapat dilihat dalam tabel berikut.

No.
Jenis Virus
Hewan yang Diserang
Nama Penyakit
1.
Paramyxovirus
Saraf ternak unggas, misal ayam dan itik
New Castle Disease (penyakit tetelo)
2.
Virus Coxsachie
Kuku dan mulut hewan memamah biak, misal kamibig, sapi, dan kerbau
Foot and Mouth Disease (FMD)
3.
Bovine Papillomavius
Sapi
Tumor
4.
Rhabdovirus
Anjing dan kera
Rabies
5.
Rous Sarcoma Virus (RSV)
Ayam
Tumor
6.
Orthopoxvirus
Sapi
Cacar

  c.  Virus yang Menyerang Manusia
    Beberapa virus yang menyerang manusia dapat dilihat dalam tabel berikut.

No.
Jenis Virus
Virus Menyerang
Nama Penyakit
Penyebaran Virus melalui
1.
Orthomyxovirus
Saluran pernapasan manusia
Flu
Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi dan benda yang terkontaminasi.
2.
Varicella zoster
Sebagian besar menyerang anak-anak
Cacar air
Kontak langsung dengan benda yang digunakan penderita cacar air.
3.
Picornavirus atau Poliovirus
Sel saraf otak anak balita sehingga menyebabkan kelumpuhan
Polio
Kontak langsung dengan penderita polio, tinja yang telah terkontaminasi virus polio, serta makanan dan minuman yang terkontaminasi virus polio.
4.
Mumps Virus
Sel-sel kelenjar ludah sehingga menimbulkan pembengkakan di belakang telinga
Gondong
Kontak langsung dengan penderita gondong melalui ludah dan urune.
5.
Herpes Simplex Virus
Mulut, kulit, dan alat kelamin
Herpes
Kontak langsung dengan daerah yang terinfeksi virus dan melalui luka kecil.
6.
Hepatitis virus
Hati sehingga membengkak
Hepatitis
Makanan dan minuman yang telah terkontaminasi virus serta melalui peralatan makan dan minum milik penderita hepatitis.
7.
Human Immunodeficiency Virus (HIV)
Sel darah putih jenis limfosit sehingga kekebalan tubuh menurun
AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)
Hubungan seksual, tranfusi darah, pemakaian jarum suntik bersama, dan ibu penderita AIDS kepada janinnya.
8.
Ebola Virus
Sel darah putih jenis makrofag dan jaringan fibroblas
Ebola
Kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau keringat, jaringan yang terinfeksi, sperma, dan air liur orang yang menderita penyakit ebola.
9.
Rhabdovirus
Sistem saraf pusat
Rabies
Gigitan hewan penderita rabies
10.
Dengue Virus
Sel darah
Demam berdarah (DBD)
Perantara nyamuk aedesaegypty

3.  Pencegahan terhadap Infeksi Virus

    Penyakit yang disebabkan oleh virus pada umumnya sulit disembuhkan. Oleh sebab itu, perlu adanya usaha pencegahan terhadap infeksi virus. Usaha-usaha pencegahan tersebut sebagai berikut.

  a.  Vaksinasi
    Vaksin biasanya diberikan ke dalam tubuh seseorang melalui suntikan atau melalui oral (mulut). Setelah divaksin, tubuh akan membentuk antibodi sebagai respons adanya antigen yang ditimbulkan oleh vaksin tersebut. Antibodi inilah yang menjadikan tubuh lebih kebal terhadap serangan virus.

  b.  Menerapkan Pola Hidup Sehat
    Pola hidup sehat dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Pola hidup sehat tersebut sebagai berikut.

    1).  Mengonsumsi Makanan Sehat dan Seimbang
    Makanlah makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, makanlah 3 kali sehari sesuai dengan kebutuhan tubuh.

    2).  Berolahraga secara Teratur
    Olahraga secara teratur dapat menjaga kebugaran dan kekebalan tubuh.

    3).  Beristirahat yang Cukup
    Istirahat yang paling baik yaitu tidur. Usahakan dalam satu hari tidur selama 6-8 jam untuk mengembalikan kebugaran tubuh setelah beraktivitas.

    4).  Menghindari Stres
    Stres dapat memicu berbagai macam penyakit. Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk bersantai.

    5).  Menghindari Rokok dan Minuman Beralkohol
    Rokok dan minuman beralkohol berpotensi menurunkan ketahanan tubuh. Orang yang ketahanan tubuhnya rendah akan mudah terserang berbagai macam virus.

    6).  Membiasakan Mencuci Tangan dengan Sabun
    Tangan dan sela-sela jari kita menjadi salah satu sumber pemindahan virus yang melekat dari lingkungan tempat kita melakukan berbagai aktivitas, seperti sekolah, kantor, halte, dan tempat-tempat umum lainnya.


4.  Mengenal Lebih Dekat HIV

    HIV memiliki ukuran 1/70 kali dari ukuran sel darah putih manusia. Virus ini memiliki materi genetik berupa RNA yang diselubungi oleh nukleokapsid. HIV menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) atau kelainan sistem tubuh akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh. HIV menyerang sel darah putih dengan cara menginfeksi sel CD4. Sel CD4 yang berada di permukaan sel darah putih berfungsi untuk membentuk sistem kekebalan tubuh.

    HIV dapat ditularkan kepada orang yang sehat melalui berbagai cara seperti hubungan seksual, transfusi darah, pemakaian jarum suntik bersama, dan dari ibu penderita AIDS kepada anaknya yang masih dalam kandungan. Orang yang terinfeksi virus ini biasanya ditunjukkan dengan berat badan yang menurun, demam terus-menerus, dan mudah terserang penyakit akibat daya tahan tubuh menurun.

    Jumlah penderita HIV di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Penderita HIV di Indonesia didominasi oleh remaja. Sampai saat ini, AIDS belum ada obatnya. Oleh karena itu, sedapat mungkin Anda menghindari terinfeksi HIV dengan cara sebagai berikut.
    a.  Tidak melakukan hubungan seks bebas atau berganti-ganti pasangan.
    b.  Tidak mengonsumsi narkoba. Saat ini sebagian besar penderita AIDS terinfeksi karena memakai jarum suntik bersama-sama. Oleh karena itu, cara yang paling aman menghindari AIDS yaitu "KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA!".
    c.  Penderita AIDS diharapkan dengan sadar tidak menjadi pedonor darah karena akan menularkan penyakitnya kepada orang lain.



Post a Comment

0 Comments