PPKn X - Semester 2 - Ancaman terhadap Negara dan Upaya Penyelesaiannya - Uji Kompetensi 1

PPKn X - Semester 2 - Ancaman terhadap Negara dan Upaya Penyelesaiannya - Uji Kompetensi 1

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA/MA

Kelas X Semester II




BAB 2
Ancaman Militer terhadap Negara



Uji Kompetensi 1


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Pada 18 Desember 2018 Presiden Joko Widodo membuka pangkalan militer di Kepulauan Natuna. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya potensi ancaman, yaitu . . . .
    a.    Agresi
    b.    Spionase
    c.    Sabotase
    d.    Aksi teror bersenjata
    e.    Pelanggarun batas wilayah

2. Pasangan antara agresi militer dan keterangannya yang sesuai ditunjukkan oleh pilihan . . . .
 
    e.    Agresi Militer II ;  5 Agustus 1947

3. Perhatikan informasi berikut!
    Kapal perang dan personel dari pangkalan TNI Angkatan Laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara menjaga pembangunan menara suar di perairan Ambalat, Karang Unarang.
Perairan Ambalat seperti pada informasi menjadi sengketa batas, yaitu antara . . . .
    a.    Filipina dan Malaysia
    b.    Indonesia dan Filipina
    c.    Indonesia dan Malaysia
    d.    Malaysia dan Singapura
    e.    Indonesia dan Singapura

4. Banyak kapal asing yang melanggar batas tanpa izin dan melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. Tindakan yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah . . . .
    a.    Melepaskan awak kapal, anak buah kapal, dan kapal
    b.    Mengamankan awak kapal, anak buah kapal, dan kapal
    c.    Melepaskan awak kapal, anak buah kapal. dan kapal diamankan
    d.    Mengamankan awak kapal, anak buah kapal, dan kapal dilepaskan
    e.    Mengamankan awak kapal, anak buah kapal, dan kapal ditenggelamkan

5. Perhatikan aspek-aspek berikut!
    1).    Biasanya dilakukan oleh agen rusia
    2).    Mempunyai maksud mendapatkan rahasia pertahanan negara dari negara lain
    3).    Kegiatannya dilakukan secara tertutup dengan menggunakan kemajuan iptek.
Aspek-aspek tersebut menunjukkan bentuk ancaman militer, yaitu . . . .
    a.    Spionase
    b.    Sabotase
    c.    Aksi teror bersenjata
    d.    Pemberontakan bersenjata
    e.    Pelanggaran batas wilayah

6. Pernyataan yang menunjukkan tindakan sabotase dapat mengancam stabilitas negara adalah . . . .
    a.    Penyadapan informasi rahasia negara melalui telepon
    b.    Penguasaan suatu negara menggunakan senjata militer
    c.    Perusakan dengan cara sengaja terhadap instalasi militer atau objek vital
    d.    Pemberontakan dengan tujuan mencapai kedaulatan secara penuh
    e.    Peledakan bom untuk mencari perhatian publik dengan menimbulkan efek menakutkan yang
luar biasa

7. Perhatikan aspek-aspek berikut!
    1).    Mengancam keselamatan bangsa
    2).    Menebarkan rasa takut dan trauma para korban
    3).    Melakukan serangan bersenjata dan ledakan bom
    4).    Menangkap ikan tanpa izin yang dilakukan kapal asing
    5).    Melakukan perusakan terhadap instalasi militer selama masa perang.
Aspek-aspek yang merupakan bentuk aksi teror ditunjukkan oleh angka . . . .
    a.    1), 2), dan 3)
    b.    1), 2), dan 4)
    c.    2), 3), dan 4)
    d.    2), 3), dan 5)
    e.    3), 4), dan 5)

8. Sejumlah aksi pemberontakan bersenjata pernah mengancam bangsa Indonesia. Pemberontakan dilakukan dengan tujuan . . . .
    a.    Mencapai kedaulatan secara penuh
    b.    Menghancurkan instalasi militer atau objek vital
    c.    Menyerang dan menduduki wilayah negara lain
    d.    Mencari dan mendapatkan rahasia pertahan an negara dari negara lain
    e.    Mencari perhatian publik dengan menimbul kun efek menakutkan yang luar biasa

9. Perang antarsuku, antarpemeluk agama, din konflik antar etnis merupakan contoh konflik komunal. Sikap yang harus diterapkan untuk menghadapi munculnya gejala konflik tersebut adalah . . . .
    b.    Saling menghargai dan rendah diri

10. Perhatikan ciri-ciri pemberontakan berikut!
    1).    Gerakan militer yang menentang pemerintah pusat.
    2).    Dideklarasikan pada 2 Maret 1957. 
    3).    Dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual.
    4).    Diproklamasikan oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo.
    5).    Bertujuan mendirikan negara Islam.
Ciri-ciri pemberontakan Permesta ditunjukkan oleh angka . . . .
    a.    1), 2), dan 3)
    b.    1), 2), dan 4)
    c.    2), 3), dan 4)
    d.    2), 3), dan 5)
    e.    3), 4), dan 5)


B. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Spionase dan sabotase termasuk ancaman militer. Bedakan antara spionase dan sabotase!
    Spionase merupakan kegiatan mengumpulkan informasi yang bersifat rahasia, baik mengenai seseorang atau organisasi tertentu. Sabotase merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja, terencana, dan tersembunyi dengan melakukan perusakan terhadap sasaran tertentu.
    Yang membedakan diantara keduanya yaitu spionase menyerang rahasia negara dan informasi rahasia di bidang-bidang tertentu, sedangkan sabotase menyerang fasilitas umum yang berdampak pada masyarakat.

2. Bangsa Indonesia pernah mengalami sejumlah aksi pemberontakan bersenjata. Apa yang menjadi tujuan dan faktor penyebabnya?
    Bertujuan untuk meruntuhkan suata negara maupun daerah, mengambil alih kekuasaan, serta tujuan-tujuan tertentu seperti memisahkan diri dari suatu negara maupun daerah.
    Faktor penyebabnya yaitu adanya konflik sosial yang tak kunjung terselesaikan bisa menjadi faktor penyebab aksi pemberontakan bersenjata.

3. Sebutkan tiga contoh kasus sengketa wilayah yang dialami Indonesia dengan negara lain!
    a.  Kasus Ambalat di Malaysia
    Melakukan pertemuan liberal guna membahas masalah dengan perundingan dan memutuskan Pulau Ambalat tetap sebagai wilayah NKRI.
    b.  Kasus wilayah Camar Bulan dan Tanjung Datuk di Malaysia
    Melalui pertemuan Indonesia – Malaysia di Semarang pada tahun 1978, memutuskan wilayah Camar Bulan dan Tanjung Datuk menjadi bagian dari wilayah Malaysia.
    c.  Kasus Pulau Simakau di Singapura
    Melakukan klarifikasi bahwa pulau yang dimaksud adalah pulau Simakau milik Singapura. Jadi, terdapat dua pulau yang bernama sama yang dimiliki Indonesia dan Singapura.

4. Sebutkan empat faktor yang mendukung terjadinya konflik menurut Franz Magnis Susenol
    Menurut Franz Magnis Suseno, faktor penyebab terjadinya konflik sebagai berikut.
    a.  Mempertahankan primordialisme.
    b.  Akumulasi perasaan iri, dengki, atau kecemburuan sosial antarkelompok.
    c.  Perilaku yang dipengaruhi oleh budaya kekerasan dalam masyarakat.
    d.  Sistem yang tidak mampu memberikan upaya pemecahan masalah secara tepat.

5. Sebutkan dua contoh konflik komunal dan jelaskan sikap Anda untuk mencegah terjadinya konflik
tersebut!
  Contoh konflik komunal sebagai berikut.
    a.  Kerusuhan Mei 1998 merupakan contoh konflik komunal
    b.  Kerusuhan Timor Leste merupakan contoh konflik komunal

  Adapun sikap untuk mencegah terjadinya konflik tersebut adalah sebagai berikut.
  Konflik pertama dapat dicegah seandainya kita memliki sikap saling menghormati satu sama lain tanpa unsur SARA dan percaya pada pemerintah.
  Sementara konflik kedua dapat dihindari jika masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi pada pemerintah.





Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih



Post a Comment

0 Comments