Sejarah Indonesia X - Semester 1 - Manusia dan Sejarah - Kehidupan Manusia dalam Perubahan dan Keberlanjutan

Sejarah Indonesia X - Semester 1 - Manusia dan Sejarah - Kehidupan Manusia dalam Perubahan dan Keberlanjutan

SEJARAH INDONESIA SMA/MA

Kelas X Semester I




BAB 1
Manusia dan Sejarah


Pendalam Materi


B. Kehidupan Manusia dalam Perubahan dan Keberlanjutan



    Apakah kehidupan manusia dari masa ke masa berlangsung tanpa perubahan? Untuk mengetahui jawabannya, coba cermati kondisi lingkungan Anda. Anda akan menemukan banyak perubahan dalam masyarakat. Perubahan tersebut terjadi, baik dalam hubungan sosial maupun kebudayaan. Adanya perubahan tersebut menunjukkan manusia hidup dalam pusaran waktu. Dalam perjalanan waktu tersebut manusia mengalami berbagai dinamika. Bagaimana cara memahami pola-pola kehidupan manusia dalam waktu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simaklah uraian berikut.

1. Kehidupan Manusia dalam Dimensi Waktu

    Waktu adalah hal paling berharga dalam kehidupan. Apabila terlewatkan, manusia tidak dapat memutarnya kembali. Oleh karena itu, konsep waktu tersebut menjadi kunci dalam memahami dinamika kehidupan manusia. Menurut Kuntowijoyo, konsep waktu dalam sejarah terdiri atas perubahan, kesinambungan, perkembangan, dan pengulangan. Keempat konsep tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Perubahan

    Kehidupan manusia selalu diwarnai perubahan. Apa itu perubahan? Menurut Kuntowijoyo, perubahan terjadi ketika masyarakat mengalami pergeseran. Perubahan memiliki kesamaan dengan perkembangan. Akan tetapi, perubahan adalah perkembangan secara besar-besaran dan dalam waktu relatif singkat. Perubahan biasanya disebabkan pengaruh dari luar dan dari dalam. Pengaruh dari luar penyebab perubahan antara lain masuknya ideologi dan budaya asing. Sementara itu, perubahan akibat pengaruh dari dalam dapat terjadi karena munculnya kebijakan politik tertentu.

    Contoh perubahan dalam sejarah dapat ditunjukkan dengan fenomena gerakan Padri di Sumatra Barat pada abad IX. Gerakan yang dipimpin Imam Bonjol tersebut berasal dari pengaruh gerakan Wahabi di Arab. Paham Wahabi dibawa oleh para haji yang pulang dari Mekah. Para haji yang membawa paham baru tersebut kemudian menentang kaum adat yang dinilai sering melakukan kebiasaan yang jauh dari Islam.

    Gerakan Padri berkembang pesat di Sumatra Barat. Gerakan ini kemudian melancarkan penentangan terhadap kaum adat yang dianggap menjalankan praktik budaya di luar Islam. Perpecahan masyarakat Minangkabau pun tidak bisa dihindari. Bahkan, konflik kedua kelompok tersebut mengakibatkan Belanda ikut campur.

    Kisah gerakan Padri memiliki kesamaan dengan kemunculan gerakan nasionalis di Indonesia pada abad XX. Kemunculan gerakan ini tidak dapat dilepaskan dari pengaruh gerakan nasionalis di Timur Tengah, gerakan Turki Muda, gerakan nasionalis di Tiongkok yang dipimpin Sun Yat Sen, dan perjuangan melawan kolonialisme di Filipina yang dipimpin Jose Rizal. Gerakan nasionalis di luar Indonesia tersebut turut memengaruhi pemikiran kaum muda Indonesia. Kaum muda berpendidikan Barat pada akhirnya tergerak memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

    Perubahan juga dapat terjadi akibat kebijakan politik. Salah satu kebijakan politik yang membawa dampak signifikan dalam konteks sejarah Indonesia adalah pelaksanaan politik etis pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Melalui kebijakan ini, pemerintah kolonial membuka sekolah-sekolah untuk kaum bumiputera. Keberadaan sekolah-sekolah tersebut telah melahirkan kelompok kaum muda terpelajar. Dalam perkembangannya, kaum muda terpelajar muncul sebagai elite yang bekerja di pemerintahan kolonial dan aktivis pergerakan nasional.

b. Kesinambungan

    Apakah Anda pernah menemukan corak-corak kehidupan pada masa terdahulu yang masih dipertahankan dan dijalankan hingga sekarang? Mungkin Anda tidak menyadari ada banyak kebiasaan atau kebudayaan pada masa kini yang mengadopsi kebudayaan pada masa lalu. Apakah Anda pernah melihat cara perkawinan adat di tempat tinggal Anda? Perkawinan adat merupakan salah satu contoh kebiasaan lama yang masih dipertahankan. Corak-corak kehidupan pada masa lalu yang masih dipertahankan hingga saat ini itulah yang disebut kesinambungan.

    Contoh kesinambungan dalam sejarah Indonesia dapat ditunjukkan dengan fenomena kolonialisme Belanda di Indonesia. Menurut Kuntowijoyo, kolonialisme Belanda hanya mengadopsi kebiasaan lama yang dimiliki masyarakat Indonesia. Sebelum masa kolonial, raja-raja pribumi menerapkan sistem penarikan upeti sebagai pajak wajib yang harus dibayarkan rakyat kepada kerajaan. Pada masa kolonial Belanda sistem pajak tersebut ditiru dan diterapkan pemerintah kolonial Belanda. Tanpa mengubah kedudukan pemimpin lokal, Belanda menarik pajak rakyat seperti yang dilakukan raja-raja pribumi.

    Fenomena lain yang menunjukkan kesinambungan adalah fenomena korupsi. Fenomena korupsi masih mewarnai kehidupan masa kini. Budaya korupsi merupakan keberlanjutan dari era kerajaan di Nusantara. Sejarawan Suhartono dalam bukunya Warisan Budaya Feodal menyatakan bahwa pemberian hadiah atau gratifikasi untuk menyenangkan pemimpin merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh para pejabat kerajaan. Ini menunjukkan bahwa kebiasaan korupsi sudah mengakar sejak lama.

c. Perkembangan

    Seiring perjalanan waktu, manusia mengalami banyak peristiwa. Kehidupan manusia seiring perjalanan waktu inilah yang disebut perkembangan. Kehidupan manusia mengalami perkembangan dari tingkat paling sederhana menjadi lebih kompleks. Apakah Anda dapat mencontohkan wujud perkembangan tersebut?

    Pada 1990-an telepon seluler merupakan barang mewah yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Fungsinya pun tidak secanggih telepon seluler sekarang. Pada permulaannya alat komunikasi ini hanya berfungsi mengirimkan pesan elektronik (sms) dan menelepon. Coba bandingkan dengan telepon seluler yang Anda miliki sekarang. Bagaimana fungsi telepon seluler pada masa kini? Perkembangan dalam sejarah kehidupan manusia dapat dianalogikan dengan fenomena telepon seluler tersebut. Pemikiran manusia yang semakin maju turut memengaruhi perkembangan teknologi.

    Unsur perkembangan juga dapat ditemukan dalam perkembangan sebuah kota. Perhatikan gambar 1.4! Gambar tersebut menunjukkan kondisi Kota Jakarta pada dua masa. Pada gambar 1.4 a) kondisi Kota Jakarta pada 1960 an yang masih lengang dan belum padat oleh arus lalu lintas. Jakarta pada 1960-an juga belum dipenuhi gedung-gedung pencakar langit. Kondisi ini berbeda dengan sekarang. Jakarta saat ini telah penuh sesak dengan gedung-gedung perkantoran seperti tampak pada gambar 1.4 b). Saat ini ibu kota negara tersebut mengalami perkembangan sangat pesat menjadi kota megapolitan.

    Perkembangan kota juga tampak di Kota Solo. Pada awalnya Solo hanya sebuah desa kecil yang menjadi bagian dari kekuasaan Kerajaan Mataram Islam. Akan tetapi, pada 1745 Pakubuwono II memindahkan keratonnya dari Kartasura ke desa bernama Sala (dibaca: Solo). Sejak saat itu, Solo menjadi pusat pemerintahan kerajaan. Desa yang tadinya sepi berubah menjadi ibu kota Kerajaan Mataram Islam. Kota ini kemudian mengalami perkembangan pesat ketika pemerintah kolonial Belanda menjadikan kota ini sebagai ibu kota Keresidenan Surakarta, Belanda membangun gedung-gedung administrasi di pusat kota, pasar, dan perumahan elite untuk orang-orang Belanda.

d. Pengulangan

    Pengulangan dalam sejarah terjadi apabila peristiwa pada masa lalu terjadi lagi. Perlu dicatat, pengulangan dalam sejarah bukan berarti pengulangan peristiwa yang sama persis. Pengulangan dalam sejarah adalah pengulangan dalam hal pola-polanya. Oleh karena itu, aktor sejarah, waktu, dan tempat peristiwanya selalu berbeda. Sementara itu, corak peristiwanya mempunyai kemiripan Uraian berikut dapat mengilustrasikan adanya pengulangan dalam sejarah.

    Pada 1870 pemerintah kolonial Belanda menerapkan kebijakan ekonomi liberal. Kebijakan ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum pemodal untuk menanamkan modalnya di Hindia Belanda. Sejak saat itu, banyak pemodal asing dari Eropa menyewa tanah di Jawa untuk membuka perkebunan. Perkebunan berkembang pesat dan pabrik-pabrik didirikan di Jawa.

    Kondisi tahun 1870 tersebut berulang kembali pada masa Orde Baru. Setelah Soeharto naik ke tampuk kekuasaan menggantikan Soekarno, kebijakan politik berubah. Pada masa Orde Lama Soekarno menerapkan kebijakan berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dengan menolak modal asing. Akan tetapi, pada 1970-an kesempatan modal asing dibuka seluas-luasnya. Beberapa perusahaan asing dari Jepang dan Amerika Serikat mulai masuk ke Indonesia. Perekonomian Indonesia pun melaju pesat.

    Penggalan sejarah dari dua waktu yang berbeda tersebut menunjukkan adanya persamaan pola. Pembukaan modal asing pada masa Orde Baru seperti mengulang kembali kebijakan ekonomi liberal yang diterapkan pemerintah kolonial Belanda. Untuk lebih memahami konsep pengulangan dalam sejarah, Anda dapat mencari contoh peristiwa lain melalui berbagai sumber, baik buku maupun internet.


    Dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah manusia adalah ruang dan waktu. Ruang merupakan pusat aktivitas manusia yang bergerak dinamis dalam dimensi waktu. Konteks waktu memberikan penjelasan mengenai dinamika kehidupan manusia. Dimensi ruang dan waktu menjadikan ilmu sejarah mampu menjelaskan tentang perkembangan, perubahan, kesinambungan, dan pengulangan dalam kehidupan manusia.


2. Perubahan dan Keberlanjutan dalam Sejarah

    Hidup itu bagaikan roda yang berputar, kadang berada di atas, kadang berada di bawah. Begitulah kehidupan manusia senantiasa diwarnai dengan perubahan dan keberlanjutan. Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya kondisi politik, pengaruh kebudayaan asing, dan situasi ekonomi. Perubahan biasanya terjadi dalam waktu relatif singkat. Sebagai contoh, peristiwa bom atom yang mengguncang Kota Nagasaki dan Hiroshima pada masa Perang Dunia II membawa dampak politik luar biasa. Serangan bom atom Sekutu tersebut tidak hanya menandai kekalahan Jepang, tetapi juga mengubah situasi politik di daerah-daerah yang dikuasai Jepang. Kekalahan Jepang mendorong karena adanya hubungan antara peristiwa. Peristiwa yang terjadi pada masa kini tidak lepas dari keberadaan peristiwa pada masa lalu. Setiap peristiwa tidak berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan munculnya gerakan kemerdekaan di wilayah-wilayah pendudukan, termasuk Indonesia.

    Selain mengalami perubahan, kehidupan manusia mengalami keberlanjutan. Keberlanjutan terjadi peristiwa lain pada masa lalu. Hal ini sejalan dengan pandangan Arnold Toynbee yang menyatakan bahwa mempelajari peristiwa masa lalu sangat berguna untuk membangun masa depan. Keberlanjutan ditunjukkan dengan suatu kebaikan, sedangkan perubahan menunjukkan adanya dinamika. Dengan kata lain, keberlanjutan merupakan kebalikan konsep perubahan.

    Keberlanjutan menunjukkan suatu keadaan yang telah berlangsung lama. Sebagai contoh, pemerintah Orde Baru berkuasa selama hampir 32 tahun. Meskipun kondisi politik dan sosial mengalami berbagai dinamika, pemerintahan Orde Baru meninggalkan suatu sistem yang berkelanjutan sejak pertama kali berkuasa. Coba diskusikan dengan teman sekelas Anda, fenomena politik dan sosial yang merupakan warisan pemerintahan Orde Baru.


    Kehidupan manusia selalu diwarnai dengan perubahan. Berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan harus dijalani sebagai bentuk keberlanjutan. Kita harus mensyukuri berbagai perubahan yang terjadi dalam hidup ini. Perubahan positif dapat digunakan sebagai motivasi untuk mengembangkan diri ke arah yang lebih baik. Adapun perubahan negatif dapat digunakan sebagai pelajaran agar tidak terulang pada masa depan.




Post a Comment

0 Comments