Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Pengaruh Islam di Indonesia - Uji Kompetensi 2

Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Pengaruh Islam di Indonesia - Uji Kompetensi 2

Sejarah Indonesia SMA/MA

Kelas X Semester II




BAB 3
Akulturasi Kebudayaan Islam di Indonesia



Uji Kompetensi 2


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Pada awal kedatangannya, kebudayaan Islam tidak diterima begitu saja oleh masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut terjadi karena . . . .
    a.    Masyarakat Indonesia sulit menyesuaikan diri dengan kebudayaan baru
    b.    Masyarakat Indonesia bersikap tertutup terhadap kebudayaan asing
    c.    Indonesia telah mempunyai kebudayaan yang mengakar kuat dalam masyarakat
    d.    Para kepala suku membatasi hubungan rakyatnya dengan para pendatang
    e.    Kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat harus mendapat izin para penguasa

2. Perhatikan patung di gerbang Keraton Surakarta pada gambar berikut!

Keberadaan patung tersebut menunjukkan bahwa . . . .
    a.    Agama Hindu-Budha menjadi kepercayaan utara di Keraton Surakarta
    b.    Kebudayaan Islam belum mengakar kust di Keraton Surakarta
    c.    Patung Dwarapala mencerminkan corak kehidupan di Keraton
    d.    Ragam hias Keraton Surakarta mendapat pengaruh kebudayaan pra-Islam
    e.    Bangunan Keraton Surukarta memperlihatkan percampuran dengan kebudayaan Barat

3. Perhatikan keterangan berikut!
    1).    Terbuat dari kayu jati.
    2).    Dilengkapi dengan cungkup
    3).    Di dekat makam biasanya dibangun masjid.
    4).    Dilengkapi gapura berbentuk kori agung.
    5).    Biasanya dibangun di kompleks istana kerajaan
Ciri-ciri makam para pembesar kerajaan atau ulama pada masa Islam ditunjukkan oleh angka . . . .
    a.    1), 2), dan 3)
    b.    1), 3), dan 4)
    c.    2), 3), dan 4)
    d.    2), 4), dan 5)
    e.    3), 4), dan 5)

4. Ajaran Islam melarang penggambaran manusia dan binatang dalam seni ukir, patung, dan lukis. Oleh karena itu, para seniman mengekspresikan karyanya dengan cara . . . .
    a.    Menggambarkan makhluk bernyawa dalam bentuk karikatur
    b.    Menghilangkan unsur makhluk bernyawa dalam setiap karyanya
    c.    Menciptakan seni kreasi baru dalam bentuk tokoh-tokoh pewayangan
    d.    Menggambarkan makhluk bemyawa hanya dalam pembuatan kain batik
    e.    Menyamarkan makhluk hidup bernyawa dengan berbagai hiasan

5. Tarian Seudati memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Sumatra. Fakta yang mendukung pernyataan tersebut adalah . . . .
    a.    Paro penari Seudati diharuskan mempunyai kemampuan berdakwah
    b.    Tari Seudati berkembang pesat di daerah pusat penyebaran agama Islam
    c.    Para penari melantunkan selawat nabi saat menampilkan tari Seudati
    d.    Tari Seudati menjadi mata pelajaran wajib di Pesantren-pesantren pada masa Islam
    e.    Dakwah para ulama disertai dengan pertunjukan tari

6. Pada masa Islam perkembangan seni musik di Indonesia mendapat pengaruh kebudayaan Islam dari Timur Tengah. Salah satu bukti pengaruh ini adalah . . . .
    a.    Penggunaan alat musik gambus dalam tradisi makan bedulang
    b.    Penggunaan gitar sebagai salah satu alat musik pengiring dalam tarian Zapin
    c.    Pemanfaatan tabla sebagai alat musik tradisional masyarakat Maluku
    d.    Pemanasan banjo sebagai alat musik tambahan dalam orkestra Melayu
    e.    Pembungunan tempat pendidikan musik di beberapa istana kerajaan Islam di Indonesia

7. Di Indonesia terdapat hikayat yang mengisahkan para wali Islam termasuk Sufi terkemuka, dan pendiri tarekat besar. Hikayat yang termasuk kelompok tersebut ditunjukkan oleh pilihan . . . .
    a.    -  Hikayat Atu Bakar
           -  Hikayat Lama Cin Tan
    b.    -  Hikayat Syaikh Abdul Qadir Jailani
           -  Hikayat Rabiah al-Adawiyah
    c.    -  Hikayat Sultan tirahin tun Adem
           -  Hikayat Abu Syamah
    d.    -  Hit Muhammad Al Haniyeh
           -  Hikayat Amir Hamzah
    e.    -  Hikayat Iskandar an
           -  Hikayat Urner Umaya

8. Di kota pusat kerajaan Islam hubungan antara keluarga raja dan masyarakat umum dibatasi. Pembalasan tersebut dilakukan karena . . . .
    a.    Keluarga raja tidak diperbolehkan meninggal kan istana
    b.    Masyarakat umum dilarang mengunjungi istana kerajaan
    с.    Kerajaan mengantisipasi kemungkinan adanya penyusup dari para pesaing
    d.    Raja dan masyarakat umum memiliki status sosial dan ekonomi berbeda
    e.    Masyarakat hanya dapat berkomunikasi dengan keluarga raja melalui para birokrat

9. Raja Kesultanan Malaka sangat mendukung pendidikan Islam. Bentuk dukungan raja tersebut ditunjukkan dengan . . . .
    a.    Mendirikan perpustakaan di kompleks istana Kesultanan Malaka
    b.    Memaksa penduduk di sekitar Kesultanan Malaka untuk belajar Islam
    c.    Menerjemahkan kitab-kitab bahasa Arab untuk diajarkan kepada penduduknya
    d.    Mendirikan lembaga pendidikan pesantren kompleks istana Kesultanan Malaka
    e.    Mengundang Sunan Bonang untuk meng: ajarkan Islam di Kesultanan Malaka

10. Tradisi selamatan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia mendapat kritikan dari para santri. Kritikan tersebut muncul karena . . . .
    a.    Islam tidak mengajarkan adanya tradisi selamatan
    b.    Tradisi selamatan di sebagian masyarakat mengandung unsur syirik
    c.    Tradisi selamatan bukan budaya asli masyarakat Indonesia
    d.    Para santri berusaha menjaga kemurnian kebudayaan Islam dari Timur Tengah
    e.    Para santri tidak menginginkan kebudayaan Islam mendapat pengaruh Hindu-Buddha


B. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Kebudayaan Hindu memengaruhi seni bangun pada masa Islam. Analisislah pengaruh tersebut pada tata ruang Keraton Yogyakarta!
    Kebudayaan Hindu mempengaruhi seni bangunan pada masa Islam, pengaruh pada tata ruang keraton Yogyakarta adalah tiang pada bangunan keraton yang disebuut dengan saka adalah simbol dari agama Hindu yang merupakan dewa tertinggi dalam agama Hindu.
    Keraton Yogyakarta terletak di Yogyakarta yang merupakan salah satu bentuk adanya akulturasi kebudayaan Islam dengan Hindu. Seperti pada upacara sekaten yang merupakan bagian dari upacara hindu dengan diselinggi tata cara Islam yang dipengaruhi oleh sunan Kalijaga.

2. Lakon Jamus Kalimasada menunjukkan bahwa Sunan Kalijaga merupakan seorang ulama dan seniman yang cerdas. Mengapa demikian?
    Serat Jamus Kalimasada adalah nama sebuah pusaka dalam dunia pewayangan yang dimiliki oleh Prabu Puntadewa (alias Yudistira), pemimpin para Pandawa. Pusaka ini berwujud kitab, dan merupakan benda yang sangat dikeramatkan dalam Kerajaan Amarta.

3. Budak merupakan golongan yang menduduki lapisan paling bawah dalam struktur sosial Masyarakat Indonesia. Apa saja faktor yang mendorong munculnya golongan budak?
    Golongan budak. Golongan yang termasuk budak atau abdi, kawula, dan hamba ini tidak hanya terdiri atas kaum laki-laki, tetapi juga perempuan. Seseorang dapat menjadi budak karena tidak dapat membayar utang sehingga anak atau kerabatnya diberikan sebagai ganti pembayar utang, menjadi tawanan perang, dan perdagangan budak.

4. Pada masa awal perkembangan Islam, istana kerajaan tidak hanya dijadikan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga digunakan sebagai pusat pendidikan Mengapa demikian?
    Penggunaan istana sebagai pusat pendidikan juga terjadi pada masa kerajaan Islam di Indonesia. Raja biasanya mendatangkan ulama untuk memberikan pendidikan Islam pada raja dan keluarganya serta para pejabat kerajaan. Kesultanan Malaka merupakan salah satu kerajaan yang menjadikan istananya sebagai pusat pendidikan Islam. Oleh karena itu, kompleks istana kesultanan Malaka dilengkapi dengan perpustakaan.

5. Kebudayaan Hindu-Budha memengaruhi tradisi sedekah raja pada masa Islam. Jelaskan pengaruh tersebut!
    Ritual sedekah adalah ritual dimana seseorang akan memberikan hasil darri apa yang dia peroleh. Konteks sedekah dalam kebudayaan Hindu Buddha adalah memberikan sedekah kepada sang Dewa untuk memberikan keselamatan dengan cara membuat sedekah dengan dibawa ke laut. Hal inilah yang menjadi dasar keprcayaan pada agama Hndu Buddha.
    Kemudian pada masa Islam masuk, maka ada dua perbaduan antara kebudayaan Islam dengan Hindu Buddha. Seperti dibeberapa cnntoh yakni upacar sekaten yang ada di Yogyakarta, yang membuat gunungan berisi bahan sayuran untuk dibagikan kepada masyarakat dengan menggunakan adat seperti Hindu Buddha.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih



Post a Comment

0 Comments