Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Indonesia pada Masa Islam - Uji Kompetensi 2

Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Indonesia pada Masa Islam - Uji Kompetensi 2

Sejarah Indonesia SMA/MA

Kelas X Semester II




BAB 2
Kerajaan Islam di Indonesia



Uji Kompetensi 2


1. Sepeninggal sultan terakhir Kerajaan Perlak. kerajaan ini bersatu dengan Kerajaan Samudera Pasai. Faktor yang menyebabkan penyatuan kedun kerajaan tersebut adalah . . . .
    a.    Perluasan wilayah kekuasaan yang dilakukan Kerajaan Samudera Pasai
    b.    Pernikahan yang dilakukan oleh putri Raja Perlak dengan Raja Samudera Pasai
    c.    Penyerangan militer Kerajaan Samudera Pasai terhadap militer Kerajaan Perlak
    d.    Pembentukan komunitas muslim Kerajaan Perlak dan Kerajaan Samudera Pasai
    e.    Pembentukan aliansi dagang antara Kerajaan Perlak dan Kerajaan Samudera Pasai

2. Pengaruh Kerajaan Samudera Pasai meluas hingga Semenanjung Malaya. Fakta yang menunjukkan luasnya pengaruh Kerajaan Samudera Pasai tersebut adalah . . . .
    a.    Keberadaan nisan makan Sultan Patani yang mirip dengan nisan makam Raja Pasai
    b.    Keberadaan Raja Patam (Thailand Selatan) yang memeluk agama Islam
    c.    Penggunaan mazhab Syafi'i oleh masyarakat di Semenanjung Malaya
    d.    Penyebaran ajaran sufi Al-Hallaj di Semenanjung Malaya
    e.    Penggunaan gelar syah oleh raja di Kerajaan Patani

3. Sejak kedatangan Inggris dan Belanda di Aceh. kondisi perdagangan di Kerajaan Aceh mengalami kekacauan. Kekacauan ekonomi Aceh tersebut disebabkan oleh . . . .
    a.    Praktik monopoli perdagangan yang dilakukan oleh Inggris dan Belanda
    b.    Perjanjian politik Inggris dan Belanda terkait perdagangan di Aceh
    c.    Pergolakan politik kerajaan akibat pengaruh Inggris dan Belanda
    d.    Penerapan pajak pelayaran dan perdagangan yang terlalu tinggi
    e.    Perusakan kapal-kapal dagang Aceh oleh Inggris dan Belanda

4. Kerajaan Demak mengalami masa kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Masa kejayaan Kerajaan Demak tersebut ditandai dengan . . . .
    a.    Penyatuan Kerajaan Pajajaran dengan Kerajaan Demak
    b.    Penyebaran kesenian wayang yang dilaku kan Wali Songo
    c.    Pengambilalihan Sunda Kelapa dari Kerajaan Pajajaran
    d.    Penguasaan perdagangan di bandar per dagangan Malaka
    e.    Pembentukan kerajaan-kerajaan kecil di Jawa

5. Kerajaan Pajang mengalami keruntuhan setelah Pangeran Benawa wafat. Kekuasaan Kerajaan Pajang tersebut tidak berlangsung lama karena . . . .
    a.    Pemerintahan diambil alih Kerajaan Mataram
    b.    Raja terakhir tidak memiliki putra mahkota
    c.    Serangan Mataram ke wilayah Pajang
    d.    Rakyat tidak setia terhadap kerajaan
    e.    Monopoli perdagangan oleh Portugis

6. Sultan Agung menciptakan kebudayaan baru dengan cara memadukan ajaran Islam dan budaya Jawa. Salah satu bentuk kebudayaan baru hasil akulturasi budaya yang dilakukan Sultan Agung tersebut adalah . . . .
    a.    Kesenian Tabot yang menggabungkan tradisi di Persia dengan kultur Jawa
    b.    Kitab Nitisruti yang diilhami oleh cerita Ramayana
    c.    Dongeng atau cerita sejarah yang disajikan dalam bentuk babad
    d.    Kalender Jawa yang menggunakan tahun Hijriah dan tahun Saka
    e.    Atap masjid yang dirancang Sultan Agung berbentuk tumpang

7. Perhatikan pernyataan berikut!

    A
    1).    Masa kejayaan terjadi di bawah pemerintahan Sultan Agung.
    2).    Peninggalan sejarah berupa keraton Surosowan
    3).    Lada menjadi komoditas utama kerajaan
    B
    1).    Masa kejayaan terjadi di bawah pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa
    2).    Peninggalan sejarah berupa istana Pakungwati
    3).    Cengkih menjadikomoditas utama kerajaan

Keterangan terkait Kerajaan Banten ditunjukkan oleh kombinasi . . . .
    a.    A1), A2), dan B1)
    b.    A1), A3), dan B1)
    c.    A2), A3), dan B1)
    d.    A2), B1), dan B2)
    e.    A3), B2), dan B3)

8. Agama Islam memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Kerajaan Siak. Fakta yang memperkuat pernyataan ini adalah . . . .
    a.    Seluruh penduduk Kerajaan Siak menganut agama Islam
    b.    Al-Quran dijadikan sumber hukum tertinggi di Kerajaan Siak
    c.    Perdagangan di Kerajaan Siak menggunakan sistem syariah
    d.    Sebagian besar budaya Kerajaan Islam berasal dari Jazirah Arab
    e.    Islam mampu menggantikan Hindu sebagai ideologi resmi Kerajaan Siak

9. Perhatikan gambar berikut!

Tokoh pada gambar mata uang di atas memiliki peran penting bagi Kerajaan Banjar. Peran tokoh tersebut adalah . . . .
    a.    Memperluas wilayah Kerajaan Banjar
    b.    Menguasai jalur pelayaran Kalimantan
    c.    Memimpin pasukan Banjar melawan Belanda
    d.    Menguasai kegiatan perdagangan di Banjar
    e.    Memperlancar hubungan dagang di Banjar

10. Kerajaan Pontianak bercorak Islam sejak dipimpin Syarif Idrus Abdurrahman al-Alydrus. Masuknya Islam di Pontianak dilatarbelakangi oleh . . . .
    a.    Kedatangan rombongan pendakwah dari Hadramaut
    b.    Ajaran yang dibawa oleh Wali Sanga ke Kalimantan
    c.    Keberhasilan perluasan wilayah oleh pedagang asing
    d.    Upaya islamisasi yang dilakukan oleh Sunan Prapen
    e.    Keberadaan pedagang Jawa yang singgah di Kalimantan

11. Tunah di Mataram merupakan jenis tanah aluvial dan vulkanik yang berasal dari endapan material sungai dan gunung api. Kondisi tersebut me nyebabkan . . . .
    a.    Pusat Kerajaan Mataram rentan terkena bencana letusan gunung api
    b.    Banyak pedagang asing yang singgah di wilayah Mataram
    c.    Kerajaan Mataram menghasilkan hasil bumi yang memiliki kualitas terbaik
    d.    Kerajaan Mataram menjadi salah satu daerah yang ingin ditaklukkan VOC
    e.    Kerajaan Mataram mengembangkan aktivitas ekonomi berbasis agraris

12. Pada 1667 Sultan Hasanuddin menandatangani Perjanjian Bongaya bersama VOC. Perjanjian Bongaya dilatarbelakangi oleh . . . .
    a.    Kemenangan Kerajaan Gowa-Tallo atas Malaka
    b.    Kekalahan Kerajaan Gowa Tallo dari VOC
    c.    Pembangunan kantor dagang VOC di Gowa Tallo
    d.    Penyelewengan pajak yang dilakukan VOC
    e.    Pemberontakan rakyat Gowa-Tallo dan Bone

13. Pola tata kota yang terdiri atas alun-alun, masjid, benteng, serta istana kerajaan jugu diterapkan di Tosora, ibu kota Kerajaan Wajo. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa . . . .
    a.    Kerajaan Wajo memiliki banyak peningga bangunan bernuansa Islam
    b.    Tosora didatangi banyak pedagang manca negara
    c.    Kerajaan Wajo merupakan satu-satunya kerajaan Islam di Sulawesi
    d.    Tosora menjadi pusat peradaban Islam di Kerajaan Wajo
    e.    Kerajaan Wajo mengembangkan tata kota modem

14. Islamisasi di wilayah Lombok dibawa oleh Surian Prapen dari Jawa. Penyampaian ajaran Islam oleh Sunan Prapen dilakukan melalui cara . . . .
    a.    Penaklukan wilayah dengan peperangan
    b.    Pernikahan para ulama dengan wanita lokal
    c.    Akulturasi budaya lokal dengan ajaran Islam
    d.    Perdagangan kain sutra dan bahan makanan
    e.    Pendirian pondok pesantren di Lombok

15. Pada abad XVI Islam sudah mulai memasuki wilayah Papua. Bukti yang menunjukkan perkembangan Islam di Papua adalah . . . .
    a.    Keberadaan tradisi Tabuik di wilayah Papua
    b.    Penemuan masjid Tunasgain di daerah Fakfak
    c.    Penemuan transkrip Islam dan mushaf
    d.    Keberadaan pedagang Aceh di Rumbawati
    e.    Pelaksanaan tradisi khitanan


B. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Kerajaan Aceh sangat peduli dengan pendidikan agama Islam di wilayahnya. Jelaskan peran Kerajaan Aceh dalam memajukan pendidikan masyarakat Aceh!
    Sistem pendidikan keagamaan di Aceh menghasilkan beberapa ulama ternama yang ahli dalam bidang agama dan kesastraan. Para ulama tersebut antara lain Hamzah Fansuri yang menulis kitab Tabyan Fi Ma'rifati  al-U Adyan, Syamsuddin al-Sumatrani menulis kitab Mi'raj al-Muhakikin al-Iman. Keberadaan para ulama tersebut membuktikan kesastraan di Kerajaan Aceh Darussalam mengalami perkembangan pesat. Selain karya sastra keagamaan, karya sastra sejarah juga pernah ditulis oleh Nuruddin ar-Raniri, yaitu  Bustan as-Salatin.

2. Pada abad XVI-XVII Banten menjadi bandar perdagangan lada yang cukup maju. Jelaskan upaya penguasa Banten untuk memajukan perdagangan lada!
    Pada saat itu lada yang dihasilkan Kerajaan Banten memiliki nilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu, pera penguasa Banten lebih mengutamakan penanaman tanaman lada. Bahkan, para penguasa Banten melakukan politik ekspansi untuk menaklukan daerah penghasil lada di Lampung.

3. Berakhirnya peperangan antara Kerajaan Banjar dan Daha pada 1550 menyebabkan Islam menjadi agama resmi di Kerajaan Banjar. Mengapa demikian?
    Pada 1550 Kerajaan Banjar menghadapi peperangan melawan Daha. Pangeran Samudra kemudian meminta bantuan kepada Kerajaan Demak. Kerajaan Demak menyanggupi permintaan tersebut dengan syarat rakyat Banjar mau memeluk agama Islam. Setelah peperangan tersebut selesai, Pangeran Samudra dan rakyatnya memeluk Islam dengan bimbingan Khatib Dayan.
    Setelah Pangeran Samudra memeluk agama Islam dan berganti nama menjadi Sultan Suryanullah, rakyat Banjar turut memeluk agama Islam. Sejak saat itu, agama Islam menjadi agama resmi kerajaan.

4. Jelaskan sistem pemerintahan Kerajaan Wajo pada masa pemerintahan Arung-Matoa keempat!
        Pada masa pemerintahan Arung-Matoa keempat, kerajaan Wjo berhasil memperluas wilayah kekuasaannya. Kerajaan Wajo juga mengganti namanya menjadi Kerajaan Bugis. Selain itu, sistem pemerinyahan mengalami penataan ulang pada masa pemerintahan Arung-Matoa keempat. Dalam sistem pemerintahan dewan pangreh praja dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Pa'betelompo (pendukung panji), tiga puluh Arung-ma'bicara (raja hakim), dan tiga duta sehingga jumlah anggota dewan berjumlah empat puluh orang. Dewan pemerintahan bertugas memutuskan segala perkara dalam masyarakat.

5. Masjid Sultan Ternate merupakan bangunan hasil akulturasi yang dibangun di dekat istana Ternate. Jelaskan bentuk akulturasi budaya yang terdapat pada masjid tersebut!
    Perbedaan agama memunculkan akulturasi budaya yang terlihat dari masjid Sultan Ternate yang dibangun dekat Keraton Ternate. Masjid tersebut memiliki bentuk segi empat dengan atap berbentuk limas yang bertingkat tujuh. Masjid sultan ternate juga terkenal unik karena memiliki aturan-aturan adat yang tegas, seperti larangan mengenakan sarung, kewajiban mengenakan celana panjang, dan penutup kepala (kopiah) bagi para jamaahnya. Aturan-aturan tersebut masih berlaku dan ditaati oleh masyarakat Ternate hingga kini.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih



Post a Comment

0 Comments