Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Penilaian Akhir Semester

Sejarah Indonesia X - Semester 2 - Penilaian Akhir Semester

Sejarah Indonesia SMA/MA

Kelas X Semester II




Penilaian Akhir Semester 2



Penilaian Akhir Semester


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Sejak zaman kuno wilayah Indonesia sudah menjadi tempat persilangan dan perdagangan internasional. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa . . . .
    a.    Indonesia memiliki komoditas penting dalam perdagangan internasional
    b.    Kondisi perairan Indonesia cocok dilintasi kadal berukuran besar
    c.    Perdagangan merupakan aktivitas utama masyarakat Indonesia
    d.    Wilayah Indonesia aman dari gangguan
    e.    Perompak Indonesia merupakan wilayah yang sangat strategis

2 Perhatikan keterangan berikut!
    1).    Adanya kepentingan ekonomi Cina dan India.
    2).    Pendapatan pajak pelayaran yang menguntungkan kerajaan lokal.
    3).    Keberadaan jalur sutra laut dan jalur sutra darat yang melintasi wilayah Indonesia.
    4).    Wilayah Indonesia terletak di jalur perdagmgan bangsa Cina dan India.
    5).    Aktivitas barter menguntungkan pedagang lokal dan pendatang
Kondisi yang menyebabkan aktivitas pelayaran di Indonesia cukup maju ditunjukkan oleh
keterangan pada angka . . . .
    a.    1), 2), dan 3)
    b.    1), 3), dan 4)
    c.    2), 3), dan 4)
    d.    2), 4), dan 5)
    e.    3), 4), dan 5)

3. Salah satu bukti kemampuan berlayar masyarakat Indonesia adalah prasasti Bebetin Prasasti ini
berisi informasi mengenai . . . .
    a.    Kemampuan masyarakat Indonesia membuat kupal
    b.    Hubungan dagang bangsa Cina dan India dengan pedagang Indonesia
    c.    Keberadaan jalur sutra darat dan laut menghubungkan Cina dan India yang
    d.    Keberadaan kota-kota dagang baru di pesisir barat Pulau Sumatera
    e.    Masyarakat Indonesia telah memiliki budaya maritim secara turun-temurun

4. Perhatikan informasi berikut!
    Pierre Yves Manguin menyatakan bahwa Kerajaan Sriwijaya menggunakan kapal-kapal besar saat berlayar di Samudra Hindia dan Laut Cina Kapal tersebut berukuran besar yang memiliki bobot 2501000 ton dan panjang 60 meter. Diperkirakan kapal tersebut mampu mengangkut penumpang hingga seribu orang.
Kesimpulan yang dapat diambil dari informasi tersebut adalah . . . .
    a.    Keberadaan pedagang di Samudra Hindia dan Laut Cina menguntungkan Kerajaan
Sriwijaya
    b.    Kebudayaan maritim masyarakat Indonesia mulai diperkenalkan oleh Kerajaan Sriwijaya
    c.    Jalur perairan Samudra Hindia dan Laut Cina dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya
    d.    Kerajaan Sriwijaya menguasai perairan di wilayah Indonesia
    e.    Kapal merupakan alat transportasi utama Kerajaan Sriwijaya

5. Pada dinding candi Borobudur terdapat relief perahu bercadik. Relief tersebut menunjukkan
bahan . . . .
    a.    Sebagian besar wilayah Indonesia berupa lautan
    b.    Masyarakat Indonesia memiliki kedekatan dengan budaya maritim
    c.    Perahu menjad media pemersatu bangsa- bangsa dari berbagai wilayah
    d.    Perahu merupakan alat transportasi yang harus dimiliki oleh setiap orang
    e.    Masyarakat Indonesia selalu menggunakan kapal untuk bepergian ke luar pulau

6. Perhatikan gambar berikut!

Kapal pada gambar di atas berperan penting dalam aktivitas maritim masyarakat Indonesia pada awal abad Masehi. Keunggulan kapal-kapal tersebut adalah . . . .
    a.    Menggunakan kompas sebagai alat navigasi
    b.    Menggunakan tenaga manusia sebagai penggerak
    c.    Mampu mengangkat barang dagang seberat
    d.    Menjadi alat untuk mengangkut pasukan dalam setiap ekspansi
    e.    Menjadi alat transportasi yang digunakan bangsa Cina untuk berlayar ke Indonesia

7. Pada masa kuno kapal menjadi faktor pendukung aktivitas pelayaran. Selain itu, faktor utama yang mendukung aktivitas pelayaran adalah . . . .
    a.    Bahan dasar pembuatan kapal
    b.    Tenaga penggerak kapal
    c.    Kondisi rute yang dilewati kapal
    d.    Pengetahuan tentang jenis angin
    e.    Kapasitas dan daya angkut kapal

8. Perhatikan keterangan berikut!
    1).    Bertiup pada Oktober-April.
    2).    Dimanfaatkan para pedagang India untuk berangkat menuju Indonesia,
Keterangan di atas terkait dengan salah satu angin yang berperan dalam pelayaran antarpulau pada masa kuno, Angin yang dimaksud adalah . . . .
    a.    Angin monsun barat
    b.    Angin monsun timur
    c.    Angin darat
    d.    Angin laut
    e.    Angin lembah

9. Kompas berperan besar dalam aktivitas pelayaranan pada masa kuno. Penemuan kompas merupakan revolusi besar dalam sejarah pelayaran dunia karena . . . .
    a.    Membuat posisi kapal semakin mudah dikendalikan
    b.    Menjadi petunjuk bagi kapal saat berlayar di sungai
    c.    Memberikan rujukan arah tertentu sehingga membantu sistem navigasi
    d.    Memicu pedagang untuk berlomba-lomba memproduksi kapal berukuran besar
    e.    Menjadi alat utama dalam kegiatan pelayaran

10. Pada masa kuno keberadaan Kepulauan Indonesia sudah digambarkan oleh ahli astronomi dari Yunani bernama Claudius Ptolomeus. Wilayah di Indonesia yang berhasil diidentifikasi Claudius Ptolemaeus ditunjukkan oleh pilihan . . . .
    a.    -  Maluku
           -  Madura
           -  Bali
    b.    -  Kalimantan
           -  Sulawesi
           -  Nusa Tenggara
    c.    -  Bangka
           -  Lombok
           -  Halmahera
    d.    -  Barus
           -  Sumatra
           -  Jawa
    e.    -  Seram
           -  Ternate
           -  Buton

11. Pada masa kejayaannya, Kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan laut yang menghubungkan wilayah Timur Tengah-India Cina. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa . . . .
    a.    Kerajaan Sriwijaya berhasil menumpas bajak laut di perairan Samudra Hindia
    b.    Kerajaan Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan maritim terkuat di Asia Tenggara
    c.    Jaringan perdagangan Sriwijaya teluh tersek hingga ke seluruh Benua Asia
    d.    Aktivitas perdagangan di India dan Cina ber pengaruh besar bagi perdagangan Sriwijaya
    e.    Pedagang Sriwijaya telah menjalin kegiatan perdagangan dengan pedagang India serta Cina

12. Menurut catatan sejarah, wilayah Indonesia pada masa Hindu-Buddha dikenal sebagai penghasil emas. Hal ini dibuktikan dengan . . . .
    a.    Penyebutan wilayah Pulau Sumatera dengan nama khas India, yaitu Swarnadwipa atau Swarnabhumi
    b.    Banyak pedagang Barat yang berdagang emas di bandar-bandar perdagangan di wilayah Indonesia
    c.    Keberadaan tempat pengolahan emas di pusat-pusat kerajaan Hindu Buddha
    d.    Penggunaan mata uang dari emas dalam setiap aktivitas perdagangan
    c.    Penemuan koin-koin emas yang dibuat oleh kerajaan Hindu Buddha

13. Para pedagang Tiongkok telah melakukan kegiatan perdagangan di Indonesia pada abad III-IV Maschi. Faktor utama yang melatarbelakangi kedatangan pedagang Tiongkok di Indonesia tersebut adalah . . . .
    a.    Harga rempah-rempah asal Indonesia yang semakin mahal
    b.    Wilayah Indonesia terletak di jalur perdagangan internasional
    c.    Pedagang Tiongkok membutuhkan komoditas yang tidak ditemukan di Tiongkok
    d.    Pedagang Tiongkok kalah bersaing dengan pedagang India di wilayah Asia Selatan
    e.    Bangsa Indonesia bersikap terbuka terhadap pedagang asing yang berdagang di Indonesia

14. Perhatikan tabel berikut!

A
    1).    Bangunan yang difungsikan untuk mengelilingi candi-candi Buddha
    2).    Bangunannya mendapat pengaruh dari budaya India meskipun dalam beberapa bagian candi masih menunjukan budaya lokal.
    3).    Bangunan untuk memuliakan orang yang telah wafat, khususnya raja atau tokoh terkemuka
B
    1).    Berfungsi sebagai tempat abu jenazah raja atau biksu
    2).    Dalam agama Buddha, bangunan ini melambangkan nirwana
    3).    Di dalamnya terdapat peripih yang dianggap sebagai lambang zat jasmani raja yang telah bersatu dengan penitisnya

Candi merupakan salah satu peninggalan budaya agama Hindu-Budha. Keterangan yang terkait
dengan candi ditunjukkan oleh kombinasi . . . .
    a.    A1), A2). dan A1)
    b.    A1), A3), dan B2)
    c.    A1), A2), dan B3)
    d.    A2), A3), dan B2)
    e.    A2), A3), dan B3)

15. Menurut tradisi Hindu, sosok raja yang ideal digambarkan dengan sosok Dewa Wisnu yang menjaga dunia dari kerusakan. Oleh karena itu, kekuasaan seorang raja bersifat mutlak. Selain itu seorang pemimpin harus herasal dari keturunan pemimpin juga kondisi demikian menyebabkan . . . .
    a.    Raja memiliki kekuasaan melebihi Dewa Wisnu
    b.    Pemilihan raja harus sesuai kehendak Dewa Wisnu
    c.    Seorang raja diwajibkan menjaga dunia dari ancaman kerusakan
    d.    Pergantian kekuasaan di kerajaan Hindu Buddha berlangsung secara turun-temurun
    e.    Legitimasi diperlukan seorang raja agar mendapat kepercayaan dari Dewa Wisnu

16. Relief candi di Indonesia memiliki karakteristik khas yang unik. Salah satu keunikan yang terdapat dalam relief candi-candi di Indonesia adalah . . . .
    a.    Menceritakan kehidupan raja sejak kelahiran hingga kematiannya
    b.    Dibuat oleh pejabat yang ditunjuk langsung oleh raja
    c.    Menunjukkan keragaman alam dan budaya Indonesia
    d.    Dipahat di atas batu yang diperoleh dari sungai-sungai besar
    e.    Menceritakan kebijakan yang ditetapkan raja saat memerintah

17. Pada masa kerajaan Hindu-Buddha cerita Ramayana dan Mahabarata mengalami modifikasi. Bentuk modifikasi tersebut adalah . . . .
    a.    Mengikutsertakan sejumlah tokoh lokal di Indonesia seperti punakawan dalam cerita Ramayana dan Mahabarata
    b.    Menyalin kisah Ramayana dan Mahabarata menjadi kitab yang mudah dipahami oleh masyarakat Indonesia 
    c.    Menyesuaikan cerita Ramayana dan Mahabarata dengan kehidupan masyarakat
Indonesia
    d.    Menggunakan cerita Ramayana dan Mahabarata untuk legitimasi kekuasaan
    e.    Menerjemahkan cerita Ramayana dan Mahabarata dalam bahasa Jawa

18. Perhatikan tabel berikut!
Profesi yang termasuk kasta waisya ditunjukkan oleh kombinasi . . . .
    a.    X1), X2), dan Y1)
    b.    X1), X2), dan Y2)
    c.    X1), X3), dan Y3)
    d.    X2), Y1), dan Y3)
    e.    X3), Y2), dan Y3)

19. Bukti keberadaan lembaga pendidikan di Kerajaan Sriwijaya dapat diketahui dari catatan I-Tsing. Dalam catatan tersebut I-Tsing menyatakan bahwa . . . .
    a.    Sriwijaya memiliki guru agama Buddha terkenal bernama Sakyakirti yang memiliki tingkat intelektual tinggi
    b.    Balaputradewa mewajibkan pendidikan agama Buddha bagi anak-anak di lingkungan
Kerajaan Sriwijaya
    c.    Kitab undang-undang Hastadandasastra yang diterbitkan pemerintah Sriwijaya wajib dipelajari oleh para calon pendeta agama Buddha
    d.    Sriwijaya memiliki ratusan lembaga pendidikan agama Buddha dengan kualitas tidak jauh berbeda dengan lembaga pendidikan di India
    e.    Sriwijaya menjadi tempat belajar agama Buddha bagi para calon pendeta sebelum berangkat ke India

20. Perhatikan tabel berikut!
Keterangan yang terkait dengan teori Mekah terkait kedatangan Islam di Indonesia ditunjukkan
oleh kombinasi . . . .
    a.    A1), A2), dan B1)
    b.    A1), A3), dan B2)
    c.    A2), A3), dan B3)
    d.    A2), B1), dan B3)
    e.    A3), B2), dan B3)

21. T.W. Arnold menjelaskan bahwa Islam telah berkembang di pesisir Sumatra pada abad VII Masehi. Dari fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa . . . .
    a.    Wilayah pesisir merupakan satu-satunya pintu masuk Islam di Indonesia
    b.    Islam berkembang di Indonesia saat kerajaan Hindu-Buddha masih berdiri
    c.    Perdagangan pesisir merupakan media penting bagi penyebaran Islam di Indonesia
    d.    Pendapat T.W. Arnold didasarkan pada penelitian terhadap komunitas muslim di pesisir
    e.    Perkembangan Islam di Indonesia terjadi bersamaan dengan kemunduran kerajaan Hindu Buddha

22. Salah satu tokoh pendukung teori Gujarat terkait kedatangan Islam di Indonesia adalah Snouck Hurgronje. Bukti yang digunakan Snouck Hurgronje untuk mendasari teori ini adalah . . . .
    a.    Kesamaan seni kaligrafi yang terpahat pada nisan makam Islam di Indonesia dengan makam-makam yang ada di Persia
    b.    Ajaran Wahdatul Wujud Syekh Siti Jenar dari Jawa Tengah memiliki kesamaan dengan ajaran sufi Al-Hallaj dari Persia
    c.    Orang-orang Gujarat telah menjalin hubung: an dagang dengan masyarakat Indonesia sebelum pedagang Arab
    d.    Raja-raja Samudera Pasai menggunakan gelar Al-Malik yang digunakan raja-raja di Mesir
    e.    Islamisasi di wilayah Indonesia dilakukan oleh musafir dan bangsawan kerajaan

23. Perhatikan uraian berikut!
    Kebudayaan periode pra-Islam tidak diubah oleh para penyiar Islam. Kebudayaan tersebut dilanjutkan dan digunakan untuk menyebarluaskan ajaran Islam Sebagai contoh, Sunan Kalijaga menggunakan media wayang sebagai salah satu cara menyebarkan ajaran Islam.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa . . . .
    a.    Kebudayaan merupakan media utama penyebaran Islam di Indonesia
    b.    Kebudayaan pra-Islam masih berakar kuat dalam masyarakat Indonesia
    c.    Tokoh-tokoh Islam masih menjunjung toleransi dengan tidak mengubah kebudayaan pra-Islam
    d.    Media perdagangan dianggap tidak efektif untuk menyebarkan Islam karena kuatnya
kebudayaan pra-Islam
    e.    Sunan Kalijaga menggunakan wayang untuk menyebarkan Islam karena kebudayaan pra Slam masih kuat

24. Sebelum kedatangan bangsa-bangsa Barat, pedagang muslim di Indonesia sudah memiliki tradisi bahari yang maju. Salah satu bukti kemajuan tradisi bahari tersebut adalah . . . .
    a.    Keberadaan rempah-rempah sebagai komoditas dagang beliti tinggi
    b.    Kemampuan berlayar hingga Tanjung Harapan dan Madagaskar
    c.    Kemampuan membuat kapal jung berukuran besar
    d.    Ketersediaan bahan baku kapal yang melimpah
    e.    Keberadaan pelabuhan dagang yang ramai

25. Kemunduran kerajaan Hindu-Budha di Indonesia pada abad X Masehi memiliki dampak besar. Dalam bidang kepercayaan dampak tersebut berupa . . . .
    a.    Akulturasi kebudayaan antara kebudayaan Hindu-Budha dan Islam
    b.    Pengambilalihan pusat perdagangan Kerajaan Hindu-Buddha oleh para pedagang Islam
    c.    Integrasi para ulama untuk mendirikan kerajaan bercorak Islam
    d.    Pendudukan bekas-bekas pusat kekuatan kerajaan Hindu-Budha oleh pemeluk Islam
    e.    Agama Islam yang semakin berkembang pesat

26. Pada 1511 Malaka berada di bawah kekuasaan bangsa Portugis. Dampak peristiwa tersebut bagi Kerajaan Aceh adalah . . . .
    a.    Lada yang dihasilkan Kerajaan Aceh semakin tidak laku di pasaran
    b.    Kerajaan Aceh menyiapkan angkatan perang untuk menguasai Malaka
    c.    Pelabuhan Banda Aceh semakin ditinggalkan pedagang lokal dan asing
    d.    Banda Aceh berkembang menjadi pelabuhan utama di kawasan Selat Malaka
    e.    Pendapatan ekonomi Kerajaan Aceh dari sektor pajak semakin berkurang

27. Perhatikan keterangan berikut!
    1).    Sebuah kerajaan yang didirikan oleh Datuk Paduko Bahalo
    2).    Kegiatan ekonomi perdagangan kerajaan memanfaatkan aliran Sungai Batanghari.
    3).    Agama Islam semakin berkembang saat kerajaan dipimpin oleh Rangkayo Hitam
Keterangan di atas merujuk pada salah satu kerajaan Islam di Sumatra. Kerajaan yang dimaksud adalah . . . .
    a.    Jambi
    b.    Indragiri
    c.    Kampar
    d.    Palembang
    e.    Minangkabau

28. Makam Fatimah binti Maimun terletak di Gresik, Jawa Timur. Penemuan nisan makam tersebut membuktikan bahwa . . . .
    a.    Islam telah masuk di Pulau Jawa sekira abad XI Maschi
    b.    Corak nisan di Jawa mirip dengan corak misan di Persia
    c.    Islam yang berkembang di Indonesia berasal dari Jazirah Arab
    d.    Pulau Jawa merupakan pintu masuk islamisasi di Indonesia
    e.    Agama Islam yang berkembang di Indonesia dibawa oleh pedagang

29. Perjanjian Giyanti ditandatangani pada 1755. Dampak penandatanganan Perjanjian Giyanti bagi
Kerajaan Mataram Islam adalah . . . .
    a.    Raja Mataram memiliki peran setingkat Residen Belanda
    b.    Kerajaan Mataram dijadikan kerajaan bawahan Belanda
    c.    Dominasi Mataram semakin kuat karena didukung Belanda
    d.    Seluruh prajurit Mataram direkrut menjadi tentara Belanda
    e.    Peran Mataram semakin hilang karena wilayah yang terpecah

30. Banten merupakan salah satu bandar perdagangan penting pada masa Islam. Salah satu penyebab Banten mampu mengungguli Aceh dan Makassar dalam bidang perdagangan adalah . . . .
    a.    Kerja sama perdagangan antara Kerajaan Banten dan Cornelis de Houtman
    b.    Pelabuhan Banten menjadi penghubung jalur pelayaran dari Asia menuju wilayah Indonesia Timur
    c.    Banten mengadopsi teknologi Barat yaitu dengan membangun armada dagang yang cukup kuat
    d.    Kerajaan Banten menerapkan sistem mata uang yang dapat diterima pedagang lokal dan pedagang asing
    e.    Banten bersikap terbuka terhadap seluruh pedagang asing yang berniat melakukan perdagangan di Banten

31. Pada abad XVI Kerajaan Banjar menjadi sekutu Kerajaan Demak. Bukti pernyataan ini di tunjukkan oleh pilihan . . . .
    a.    Kerajaan Banjar mengirim upeti kepada Kerajaan Demak secara rutin.
    b.    Kerajaan Demak mengirim bantuan makanan ke Kerajaan Banjar.
    c.    Kerajaan Banjar membantu Demak melawan Portugis di Malaka
    d.    Kerajaan Banjar mengirim ulama ke Kerajaan Demak.
    e.    Kerajaan Banjar menjadi bawahan Kerajaan Demak

32. Dalam menghadapi perlawanan Sultan Hasanuddin dari Kerajaan Gowa-Tallo, Aru Palaka menjalin kerja sama dengan VOC Faktor penyebab Aru Palaka bersedia bekerja sama dengan VOC adalah . . . .
    a.    Keinginan Raja Gowa-Tallo untuk menguasai Kerajaan Bone
    b.    Pemaksaan terhadap Kerajaan Bone untuk menyerahkan upeti
    c.    Keinginan melepaskan Bone dari kekuasaan Gowa-Tallo
    d.    Kewajiban Kerajaan Bone untuk mengirim upeti kepada Kerajaan Gowa-Tallo
    e.    Keinginan Aru Palaka menggantikan Sultan Hasanuddin sebagai Raja Gowa-Tallo

33. Perhatikan pulau-pulau berikut!
    1).    Tidore
    2).    Ternate
    3).    Jailolo
    4).    Seram
    5).    Halmahera
Pulau-pulau di atas terletak di Maluku. Pada masa Islam pulau-pulau yang merupakan anggota persekutuan Uli Siwa ditunjukkan oleh angka . . . .
    a.    1), 2), dan 3)
    b.    1), 3), dan 5)
    c.    2), 3), dan 4)
    d.    2), 4), dan 5)
    e.    3), 4), dan 5)

34. Ajaran tasawuf yang disebarkan oleh kaum sufi memuat unsur-unsur mistis. Unsur mistis tersebut
muncul karena . . . .
    a.    Ajaran tasawuf diciptakan oleh para wali
    b.    Tasawuf memuat ajaran tentang panteisme
    c.    Tasawuf berpadu dengan unsur budaya lokal Indonesia
    d.    Masyarakat sulit menerima ajaran Islam melalui tasawuf
    e.    Kaum sufi menyiarkan ajaran Islam di lingkungan pesantren

35. Ajaran sufi yang dikembangkan oleh Syekh Siti Jenar dianggap bertentangan dengan ajaran Islam. Syekh Siti Jenar selanjutnya dijatuhi hukuman mati oleh Dewan Permusyawaratan Wali Songo di Demak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa . . . .
    a.    Wali Songo mengajarkan panteisme (Manunggaling Kawula Gusti)
    b.    Wali Songo mengawasi perkembangan ajaran Islam di Pulau Jawa
    c.    Wali Songo memiliki kekuasaan mutlak di Kerajaan Demak
    d.    Syekh Siti Jenar tidak diakui sebagai anggota Wali Songo
    e.    Syekh Siti Jenar mengembungkan akulturasi kebudayaan

36. Dalam pendidikan pesantren pada masa Islam. metode bandongan biasanya diterapkan pada jenjang pendidikan tingkat menengah dan pendidikan tingkat tinggi. Kondisi tersebut terjadi karena . . . .
    a.    Metode bandongan mengkaji kitab-kitab berbahasa Arab
    b.    Metode bandongan membutuhkan fokus yang lebih dari para santri
    c.    Metode bandongan tidak cocok diterapkan pada jenjang pendidikan dasar
    d.    Metode handongan memungkinkan santri monyelesaikan beberapa kitab dalam satu hari
    e.    Metode bandongan dilaksanakan dalam waktu singkat

37. Masjid Demak merupakan salah satu contoh masjid peninggalan kerajaan Islam. Salah satu keunikan yang dimiliki masjid Demak adalah . . . .
    a.    Memiliki bentuk atap tumpang
    b.    Menjadi pusat pendidikan Islam di Indonesia
    c.    Menjadi tempat pertemuan Wali Sanga
    d.    Menjadi bentuk mirip masjid di Arab
    e.    Memiliki menara berbentuk mirip candi

38. Perhatikan keterangan berikut!
    1).    Karya sastra Melayu berbentuk prosa dan berisi cerita atau dongeng yang penuh dengan keajaiban dan keanehan.
    2).    Penulisan karya sastra biasanya berpangkal pada tokoh-tokoh sejarah dan peristiwa-peristiwa yang nyata terjadi.
Keterangan tersebut terkait salah satu karya sastra peninggalan kerajaan islam yaitu . . . .
    a.    Babad
    b.    Suluk
    c.    Kitab
    d.    Primbon
    e.    Hikayat

39. Pada masa Islam pada pedagang yang melakukan aktivitas di wilayah Indonesia berasal dari berbagai latar belakang. Keberadaan para pedagang tersebut memiliki peran penting karena . . . .
    a.    Pedagang di Indonesia semakin ramai dan variataif
    b.    Semakin banyak jenis mata uang asing yang digunakan di Indonesia
    c.    Indonesia semakin diperhitungkan dalam jaringan perdagangan regional
    d.    Pedagang tersebut turut memperlancar aliran komoditas perdagangan dunia
    e.    Pedagang Indonesia semakin mudah ikut serta dalam jaringan perdagangan dunia

40. Keraton bercorak Islam biasanya dilengkapi dengan alun-alun utara dan selatan. Pada umumnya alun-alun utara berfungsi sebagai . . . .
    a.    Lokasi pementasan hiburan bagi rakyat
    b.    Tempat penyelenggaraan acara keagamaan
    c.    Tempat penyelenggaraan upacara kematian
    d.    Karena hiburan bagi keluarga raja dan bangsawan
    e.    Tempat pertemuan masyarakat yang bersifat pemerintahan


B. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Sistem kerajaan pada masa Hindu-Buddha membawa pengaruh dalam struktur pemerintahan. Jelaskan bentuk pengaruh tersebut!
    Pengaruh agama Hindu bidang pemerintahan adalah munculnya kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha di Indonesia, seperti kerajaan Mataram, Sriwijaya, Kutai, Tarumanegara, Kediri dan lainnya.
    Sejak masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia, pengaruh India termasuk sistem pemerintahan juga menyebar. Akibatnya muncullah kerajaan-kerajaan mengikuti pola pemerintahan dari India.
    Sistem kerajaan ini menggantikan sistem kesukuan dan desa yang sebelumnya diterapkan. Sebelum masuknya pengaruh Hindu dan Buddha misalnya, orang Jawa hidup dalam desa-kecil yang dipimpin seorang kepala desa. Kemudian setelah masuknya pengaruh India mulailah muncul kerajaan di Jawa.

2. Pada masa kuno Tiongkok telah menjalin hubungan perdagangan dengan Indonesia. Bagaimana pendapat OW. Wolters terkait hubungan perdagangan tersebut?
    Ahli sejarah O.W. Wolters menyatakan kegiatan pelayaran anatara pedagang Tiongkok dan Masyarakat Indonesia terjadi sekitar abad III-V Masehi. Wolters mendasarkan pendapatnya pada catatan Fa-Hsien yang pada 413 menempuh perjalanan dari Yeh-po-ti untuk kembali ke Tiongkok.
    Oleh para ahli, Yeh-po-ti diartikan sebagai Pulau Jawa. Dari pendapat tersebut diketahui pada abad III-V Masehi sudah ada pelayaran langsung antara Tiongkok dan masyarakat di Kepulauan Indonesia.
    Wolters juga menjelaskan pedagang Tiongkok kalah bersaing dengan pedagang India dalam kegiatan perdagangan di wilayah Asia Selatan. Akibatnya, pedagang Tiongkok memilih mengalihkan kegiatan perdagangan ke Indonesia.

3. Bagaimana jalinan hubungan perdagangan antara Indonesia dan India pada masa kuno? Jelaskan
pendapat Anda!
    Perdagangan ini dihubungkan oleh jalur sutra laut, para pedagang India biasanya singgah di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia sambil menunggu angin yang akan membawa mereka berlayar ke India, atau berdagang ke wilayah asia timur, selama berada di Indonesia para pedagang membeli komoditas-komoditas unggulan seperti cengkih, pala, dan rempah-rempah.

4. Pada masa Hindu-Buddha corak karakteristik relief candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur berbeda. Mengapa demikian?
    Corak karakteristik relief candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur berbeda karena dipengaruhi perubahan latar belakang agama Hindu-Buddha dan suasana politik saat itu. Candi-candi di Jawa Tengah memiliki corak karakteristik yang kuat karena masih dipengaruhi oleh masa klasik agama Hindu-Buddha, sedangkan candi-candi di Jawa Timur memiliki corak karakteristik yang lemah karena mulai dipengaruhi oleh aliran Siwa-Buddha dan Tantrayana.
    Suasana politik juga memengaruhi corak karakteristik relief candi. Candi di Jawa Tengah dibangun pada masa-masa damai dan stabil. Sedangkan candi di Jawa Timur dibangun pada masa perang perebutan kekuasaan, sehingga pembangunan candi tersita pada masa peperangan.

5. Bagaimana sistem pendidikan yang berkembang pada masa kerajaan Hindu Buddha? Jelaskan pendapat Anda!
    Sistem pendidikannya dikembangkan oleh berbagai orang-orang baik orang pendatang ataupun orang dalam negeri yang belajar ke luar negeri dan kembali ke negara asal atau dikenal dengan teori arus balik. selain itu pendidikan juga disebarkan oleh berbagai pendeta yang umumnya menyebarkan mengenai ilmu agama

6. Salah satu teori yang menjelaskan kedatangan Islam di Indonesia adalah teori Gujarat. Jelaskan
kedatangan Islam menurut teori Gujarat!
    Ilmuwan asal Belanda, J.Pijnapel merupakan orang pertama yang mencetuskan teori Gujarat. Menurut teori Gujarat, Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dari Gujarat (India). Islampertama kali dibawa ke Indonesia oleh orang-orang Arab bermazhab Syafi'i yang bermigrasi dan menetap di wilayah Gujarat dan malabar (India) sejak abad VII. Selanjutnya, mereka pergi berdagangke Indonesia.

7. Aspek politik berperan besar dalam penyebaran Islam di Indonesia. Mengapa demikian?
    Karena Aspek politik adalah salah satu aspek yang mempengaruhi keadaan di Indonesia sehingga apabila pemerintah yang beragama Islam maka rakyatnya akan mengikutinya dan masuk agama Islam seperti di kerajaan-kerajaan apabila rajanya tidak Islam maka rakyatnya akan mengikuti masuk agama Islam.

8. Masa pemerintahan Sultan Trenggono menandai kemajuan dan kemunduran Kerajaan Demak. Mengapa sepeninggal Sultan Trenggono Kerajaan Demak mengalami kemunduran?
    Setelah Sultan Trenggono wafat pada 1546, terjadi perebutan kekuasaan antarkeluarga kerajaan. Perang saudara terjadi antara Pangeran Prawoto (putra Sultan Trenggono) dan Arya Penangsang (keturunan Pangeran Sekar Sedo Lepen, adik Sultan Trenggono). Dalam perselisihan itu Arya Panangsang berhasil membunuh Pangeran Prawoto. Selanjutnya, merupakan menantu Sultan Trenggono. Ia kemudian berhasil merebut takhta Demak dari Arya Penangsang dan memindahkan ibu kota Kerajaan Demak ke Pajang. Setelah pemindahan ibu kota tersebut, kejayaan Kerajaan Demak berakhir.

9. VOC mulai menanamkan pengaruh di Kerajaan Cirebon pada abad XVII. Bagaimana pengaruh VOC bagi Kerajaan Cirebon?
    Pada akhir abad XVII Kerajaan Cirebon mengalami kemunduran akibat berkembangnya kekuasaan VOC. Pada 7 Januari 1681 Kerajaan Cirebon dipaksa menandatangani perjanjian oleh VOC. Melalui perjanjian tersebut, VOC berhasil menguasai komoditas perdagangan utama Kerajaan Cirebon seperti lada, beras, kayu, dan gula. Pengaruh VOC dalam kehidupan politik Kerajaan Cirebon semakin kuat setelah penandatanganan perjanjian pembagian wilayah Kerajaan Cirebon pada 8 September 1688. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh VOC, Sultan Sepuh I, Sultan Anom, dan Pangeran Tohpati. Sejak 1697 wilayah Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman terbagi lagi menjadi Kacirebonan dan Kepabonan.

10. Pada abad XVII bahsa Melayu dan bahasa Arab mengalami penyesuaian. Jelaskan proses penyesuaian tersebut!
    Kebudayaan Islam memengaruhi perkembangan bahasa Arab di Indonesia. Pada awal perkembangan Islam di Indonesia, bahasa Arab hanya digunakan untuk membaca Al-Qur'an dan doa-doa shalat. Akan tetapi, sejak abad XVIII bahasa Melayu menyisipkan kosakata Arab dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, beberapa kosakata tersebut masih digunakan hingga saat ini. Beberapa kosakata bahasa Arab yang digunakan dalam bahasa Indonesia antara lain nama-nama Arab dan hari.
    Tulisan atau aksara Arab juga dihunakan oleh masyarakat Indonesia. Huruf yang digunakan adalah aksara Arab gundul (Pegon). huruf Pegon merupakan huruf arab yang ditulis tanpa tanda baca dan menggunkan bahasa lokal (Jawa dan Sunda).





Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih



Post a Comment

0 Comments