PPKn XI - Semester 3 - Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila di Indonesia - Arti Penting Perilaku Demokratis dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

PPKn XI - Semester 3 - Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila di Indonesia - Arti Penting Perilaku Demokratis dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN  SMA/MA

Kelas XI Semester 1





BAB 2
Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila di Indonesia


Pendalam Materi


    Demokrasi pada apersepsi diwujudkan melalui sikap menghargai pendapat orang lain. Tahukah Anda, demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mencakup aspek lebih luas. Akan tetapi, sebelum Anda mempelajari penerapan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebaiknya Anda mempelajari makna demokrasi secara umum melalui pembahasan berikut.


c. Arti Penting Perilaku Demokratis dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara


    Coba bayangkan, bagaimana jika Anda hidup di negara yang dikuasai diktator? Tentu akan sangat tidak nyaman. Mengapa demikian? Negara yang dipimpin oleh diktator akan membatasi kebebasan rakyat. Sudah dapat dipastikan pendapat dan partisipasi Anda akan terkekang oleh aturan penguasa. Bersyukurlah kita hidup di Indonesia, negara yang menjunjung tinggi sistem demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tahukah Anda, kehidupan demokratis dalam suatu negara memiliki arti penting. Selain itu, sikap demokratis juga diperlukan demi menciptakan kehidupan bernegara yang tertib dan teratur.


1. Arti Penting Demokrasi dalam Berbagai Aspek Kehidupan

    Demokrasi memiliki arti begitu penting bagi kehidupan warga negara Indonesia. Konsep demokrasi mampu mewujudkan hak-hak warga negara dalam kehidupan berbangsa dan berbegara. Melalui demokrasi, warga negara dapat mewujudkan beberapa aspek seperti berikut.

a. Persamaan Kedudukan di Muka Hukum


    Persamaan kedudukan dalam hukum, artinya hukum harus dijalankan secara adil dan benar. Kehadiran hukum tidak boleh diskriminasi serta tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Dalam penerapannya, hukum berlaku bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

b. Partisipasi dalam Pembuatan Keputusan


    Rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam negara demokrasi berkedaulatan rakyat. Aspirasi rakyat harus dipertimbangkan dan pemerintahan harus dijalankan berdasarkan konstitusi. Kebijakan yang diambil juga harus mewakili aspirasi masyarakat yang beragam.

c. Distribusi Pendapatan Secara Adil


    Dalam negara demokrasi, negara wajib memberikan keadilan di semua bidang termasuk bidang ekonomi. Semua warga negara berhak memperoleh pendapatan yang layak Pemerintah wajib memberikan bantuan kepada fakir dan miskin atau mereka yang ber pendapatan rendah. Pemerintah bisa membuat program-program yang menunjang kehidupan ekonomi warga negaranya. Dengan program program tersebut diharapkan terjadi distribusi pendapatan yang adil di antara masyarakat Indonesia.

d. Kebebasan yang Bertanggung Jawab


    Dalam sebuah negara yang demokratis, terdapat empat kebebasan yang sangat penting, yaitu kebebasan beragama, kebebasan pers, kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan berkumpul. Empat kebebasan ini merupakan hak asasi manusia yang harus dijamin keberadaannya oleh negara. Kebebasan tersebut harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, artinya kebebasan yang dimiliki oleh setiap warga negara tidak boleh bertentangan dengan norma-norma yang berlaku serta harus memperhatikan kebebasan yang dibatasi oleh aturan dan kebebasan yang dimiliki orang lain.


2. Nilai-Nilai Demokrasi di Indonesia


    Menanamkan nilai-nilai demokratis kepada masyarakat perlu dilakukan demi terciptanya perilaku demokratis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Membangun budaya demokratis tidak cukup dengan membuat peraturan yang wajib dipatuhi oleh masyarakat tetapi perlu mengenalkan atau menyosialisasikan kepada masyarakat. Sebagaimana dikemukakan A. Rahman dalam Sakura Rahman (2018, 72), pelaksanaan nilai-nilai demokrasi membutuhkan dukungan dari aspek-aspek berikut.
      a. Kesadaran akan pluralisme.
      b. Sikap jujur dan memiliki pemikiran sehat.
      c. Kerja sama antarwarga masyarakat.
      d. Sikap dewasa dalam menerima keputusan.

    Apa saja nilai-nilai demokrasi Indonesia? Nilai-nilai demokrasi Indonesia terdiri atas kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan berkelompok, kebebasan berpartisipasi, kesetaraan antarwarga, kesetaraan gender, kedaulatan rakyat rasa percaya, dan kerja sama.


3. Norma-Norma Demokrasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

    Nurcholish Madjid mengemukakan tujuh norma demokrasi sebagai berikut.

a. Pentingnya Kesadaran terhadap Pluralisme


    Kesadaran akan kemajemukan menghendaki tanggapan yang positif terhadap kemajemukan itu sendiri secara aktif. Kesadaran akan pluralitas begitu penting dimiliki rakyat Indonesia sebagai bangsa yang beragam dari sisi etnik, bahasa, budaya, agama, dan potensi alamnya. Kesadaran pluralitas akan menghasilkan sikap toleransi yang mampu meredam permasalahan dalam keberagaman. Kesadaran pluralitas sangat penting dimiliki bangsa Indonesia sebagai bangsa majemuk demi terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa.

b. Musyawarah


    Semangat musyawarah menghendaki atau mengharuskan keinsyafan dan kedewasaan untuk menerima kemungkinan tejadinya kompromi sosial politik secara damai dan bebas terhadap keputusan bersama. Keputusan musyawarah merupakan hasil kesepakatan anggota musyawarah. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah bukan berasal dari suara mayoritas atau minoritas, melainkan suara seluruh anggota musyawarah. Semangat musyawarah menuntut kedewasaan, kerelaan, dan ketulusan untuk mendengar pendapat orang lain, menerima perbedaan pendapat, dan menerima apabila pendapat pribadi tidak menjadi keputusan bersama. Musyawarah akan menghasilkan kesepakatan demi kemaslahatan bersama.

c. Cara Harus Sejalan dengan Tujuan


    Demokrasi dalam hal ini wajib dilaksanakan secara santun dan beradab melalui proses demokrasi yang dilakukan tanpa paksaan dan wajib dilakukan secara sukarela. Norma demokrasi tidak menghendaki seseorang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, melainkan lebih menghendaki agar seseorang mencapai tujuan dengan jalan dan cara yang baik.

d. Kejujuran dalam Pemufakatan

    Pemufakatan yang dihasilkan dengan cara yang jujur dan sehat akan menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak. Musyawarah akan berlangsung dengan baik jika tiap-tiap pribadi memiliki pandangan positif terhadap perbedaan pendapat yang dikemukakan orang lain dalam musyawarah.

e. Terpenuhinya Kebutuhan Ekonomi


    Pemenuhan kebutuhan ekonomi tidak lepas dari perencanaan sosial-budaya. Pemenuhan kebutuhan warga secara berencana merupakan bentuk praktik demokrasi. Rencana pemenuhan kebutuhan ekonomi harus mempertimbangkan aspek keharmonisan dan keteraturan sosial Masyarakat dan pemerintah harus saling bersinergi. Pemerintah dengan kebijakan ekonominya dan masyarakat dengan upaya menciptakan lapangan kerja sendiri untuk dapat menyejahterakan hidup. Pemerintah dapat memberikan berbagai bantuan untuk mendukung usaha yang dirintis masyarakat. Masyarakat juga wajib taat membayar pajak demi lancarnya program pembangunan. Apabila kewajiban-kewajiban tersebut berjalan dengan baik, roda perekonomian negara akan menjadi stabil.

f. Sikap Demokratis sebagai Unsur Pendidikan Demokrasi


    Nilai-nilai demokrasi harus terinternalisasi dalam diri masyarakat dan diterapkan melalui tindakan nyata. Salah satu sarana yang dapat dijadikan sebagai upaya menumbuhkan sikap demokratis adalah pendidikan demokrasi. Melalui pendidikan demokrasi seseorang akan belajar menghormati hak orang lain, meng. hargai proses pengambilan keputusan, dan menjalankan hasil keputusan dengan penuh tanggung jawab.

g. Kerja Sama antarwarga Masyarakat dan Sikap Saling Percaya


    Kerja sama antarwarga masyarakat, sikap saling memercayai, dan saling mendukung secara fungsional antara berbagai unsur kelembagaan kemasyarakatan merupakan segi penunjang demokrasi. Masyarakat yang terkotak-kotak dan saling curiga mengakibatkan tidak efisiennya cara hidup demokratis. Keadaan inĂ­ dapat menghasilkan pola tingkah laku yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

4. Penerapan Sikap Demokratis di Berbagai Lingkungan


    Sikap demokratis hendaknya dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia demi mewujudkan negara demokratis. Oleh karena itu, warga negara dan pemerintah wajib saling bersinergi dalam membangun kehidupan yang demokratis. Apa saja perilaku yang mampu mendukung terwujudnya negara demokratis? Simaklah informasi dalam QR Code di samping.

    Anda telah mempelajari dan memahami perilaku yang dapat mendukung tegaknya demokrasi. Perilaku demokratis dapat diterapkan di berbagai lingkungan seperti keluarga, sekolah, masyarakat, serta bangsa dan negara. Contoh sikap demokratis dalam lingkungan tersebut sebagai berikut.

a. Lingkungan Keluarga

   Contoh perilaku demokratis di lingkungan keluarga sebagai berikut.
      1) Bekerja sama membantu meringankan pekerjaan orang tua di rumah.
      2) Bersedia mendengarkan nasihat orang tua dan pendapat anggota keluarga lainnya.
      3) Menyelesaikan permasalahan dalam keluarga melalui musyawarah.

b. Lingkungan Sekolah

   Contoh perilaku demokratis di lingkungan sekolah sebagai berikut.
      1) Memperhatikan dengan saksama materi pelajaran yang disampaikan guru saat pembelajaran berlangsung.
      2) Menghargai pendapat teman.
      3) Ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua kelas dan ketua OSIS.

c. Lingkungan Masyarakat

   Contoh perilaku demokratis di lingkungan masyarakat sebagai berikut.
      1) Berpartisipasi dalam kegiatan karang taruna.
      2) Melaksanakan hasil musyawarah warga dengan penuh tanggung jawab dan lapang dada.
      3) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan desa.

d. Lingkungan Negara

     Contoh perilaku demokratis di lingkungan bangsa dan negara sebagai berikut.
      1) Berpartisipasi aktif dalam melaksanakan kebijakan pemerintahan.
      2) Kritis terhadap kebijakan pemerintahan.
      3) Menghargai hak-hak orang lain.





Post a Comment

0 Comments