Biologi X - Semester 2 - Plantae - Uji Kompetensi 2 (2021)

Biologi X - Semester 2 - Plantae - Uji Kompetensi 2 (2021)

Biologi SMA/MA

Kelas X Semester 2



BAB I
Plantae
"Tumbuhan Lumut (Bryophyta)"



Uji Kompetensi 2


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Ciri-ciri tumbuhan lumut (Bryophyta) di antaranya . . .
    a. Memiliki akar sejati dan generasi gametofit lebih dominan daripada sporofit
    b. Daun mudanya menggulung dan alat perkembangbiakannya berupa spora
    c. Generasi gametofit lebih dominan daripada sporofit dan memiliki rizoid
    d. Batangnya terdapat di dalam tanah dan daun mudanya menggulung
    e. Memilild tropofil dan memiliki akar sejati

Penjelasan:
    Tumbuhan lumut (Bryophyta) mempunyal ciri-ciri di antaranya berwarna hijau, gametofit lebih dominan daripada sporofit, hidup di tempat basah atau lembap, permukaan luar tubuhnya terdapat lapisan lilin, serta memiliki akar semu yang disebut rizoid yang berfungsi untuk melekat pada substrat serta menyerap air dan unsur hara. Sementara itu, daun muda menggulung, batangnya di dalam tanah (rizom), dan memiliki tropofil yang berfungsi dalam fotosintesis merupakan ciri-ciri dari tumbuhan paku (Pteridophyta). Adapun alat perkembangbiakannya berupa spora merupakan ciri tumbuhan lumut maupun tumbuhan paku.

2. Tumbuhan lumut berikut yang termasuk dalam kelas Hepaticopsida ditunjukkan oleh gambar . . . .


Jawaban: A
Penjelasan:
    Tumbuhan lumut yang termasuk dalam kelas Hepaticopsida memiliki ciri utama generasi gametofitnya berupa talus dan berbentuk lembaran-lembaran seperti hati. Contoh Marchantia foliacea yang ditunjukkan oleh gambar a. Sementara itu, gambar b adalah Notothylas sp. gambar c adalah Sphagnum sp., gambar d adalah Polytrichum sp., dan gambar e adalah Anthoceros sp. Notothylas sp. dan Anthoceros sp. termasuk dalam kelas Anthocerotopsida. Adapun Sphagnum sp. dan Polytrichum sp. termasuk dalam kelas Bryopsida. 

3. Cermati beberapa pernyataan berikut!
    1) Lumut tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis.
    2) Lumut tanduk mempunyai bentuk tubuh lembaran seperti hati.
    3) Lumut hati dan lumut pembuluh angkut. tanduk mempunyal
    4) Lumut tanduk dan lumut hati mempunyai rizold.
    5) Lumut daun mempunyai daun berbentuk pipih bilateral.
Pernyataan yang benar mengenal tumbuhan lumut terdapat pada angka . . . .
    a. 1) dan 2)
    b. 1) dan 5)
    c. 2) dan 3)
    d. 3) dan 4)
    e. 4) dan 5)

Penjelasan:
    Seperti halnya tumbuhan lain, lumut memiliki klorofil sehingga dapat berfotosintesis. Lumut belum mempunyai akar sejati. Alçar pada lumut berupa akar semu yang disebut rizoid. Lumut daun mempunyai bentuk batang sederhana dan daun pipih bilateral. Baik lumut hati maupun lumut tanduk tidak mempunyai pembuluh angkut. Dengan demikian, pernyataan yang benar mengenai tumbuhan lumut terdapat pada angka 4) dan 5).

4. Perhatikan gambar berikut!

Tumbuhan lumut pada gambar dikelompokkan dalam tumbuhan lumut berumah satu karena . . . .
    a. Gametofit tumbuh pada sporofit
    b. Sporofit menjulur dari gametofit
    c. Sporofit tertancap di dalam gametofit
    d. Sporofit selalu berkembang di dalam gametofit
    e. Anteridium dan arkegonium tumbuh dalam satu gametofit

Penjelasan:
    Tumbuhan lumut pada soal yaitu Polytrichum sp (lumut daun). Polytrichum sp. dikelompokkas dalam tumbuhan lumut berumah satu karena anteridium dan arkegoniumnya tumbuh dalam satu gametofit. Sementara itu, apabila dalam satu gametofit hanya terdapat anteridium atau arkegonium saja disebut tumbuhan lumut berumah dua. Contoh tumbuhan lumut berumah dua, yaitu Marchantia polymorpha.

5. Perhatikan gambar berikut!

Bagian yang ditunjuk angka 1) dan 2) dalam tabel berikut yang benar adalah . . . .
    a. 1) Arkegonium, 2) Gemma cup
    b. 1) Gemma cup, 2) Arkegoniofor
    c. 1) Talus, 2) Rizoid
    d. 1) Rizoid, 2) Arkegonium
    e. 1) Arkegoniofor, 2) Arkegonium

Penjelasan:
    Gambar pada soal adalah gametofit betina lumut hati. Bagian yang ditunjuk angka 1) adalah arkegonium, sedangkan bagian yang ditunjuk angka 2) adalah pundi kuncup (gemma cup). Arkegonium merupakan penghasil gamet betina. Arkegonium didukung oleh arkegoniofor. Sementara itu, pundi kuncup (gemma cup) berfungsi melakukan reproduksi vegetatif.

6. Perhatikan gambar berikut!
Gamet pada tumbuhan lumut tersebut dihasilkan oleh bagian . . . .
    a. P
    b. Q
    c. R
    d. S
    e. T

Penjelasan:
    Reproduksi generatif dilakukan melalui perkawinan antara gamet jantan dan gamet betina. Gamet jantan dan gamet betina pada tumbuhan lumut dihasilkan oleh generasi gametofit. Generasi gametofit ditunjukkan oleh huruf Q. Gametofit merupakan generasi yang dominan dalam siklus hidup tumbuhan lumut. Sementara itu, huruf P adalah generasi sporofit. Generasi sporofit menghasilkan spora. Huruf R adalah stolon. Huruf S adalah daun sederhana yang tersusun spiral. Huruf T adalah rizoid.

7. Perhatikan skema daur hidup tumbuhan lumut berikut!
Bagian (1). (2), dan (5) berturut-turut adalah . . . .
    a. Arkegonium, sel telur, dan protonema
    b. Protonema, arkegonium, dan zigot
    c. Sel telur, zigot, dan spermatozoid
    d. Spermatozoid, sel telur, dan zigot
    e. Zigot, sel telur, dan protonema

Penjelasan:
Skema daur hidup tumbuhan lumut secara keseluruhan sebagai berikut.
Jadi, bagian (1) adalah protonema, (2) adalah arkegonium, dan (5) adalah zigot.

8. Perhatikan beberapa tumbuhan lumut berikut!
    1) Anthoceros sp.
    2) Sphagnum sp.
    3) Fissidens sp.
    4) Riccia sp.
    5) Marchantia sp.
Tumbuhan lumut yang sporofitnya selalu tumbuh dan berkembang di dalam gametofit betina ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1) dan 2)
    b. 2) dan 3)
    c. 2) dan 5)
    d. 3) dan 4)
    e. 4) dan 5)

Penjelasan:
    Tumbuhan lumut yang sporofitnya selalu tumbuh dan berkembang di dalam gametofit betina adalah kelompok Hepaticopsida, contoh Riccia sp. dan Marchantía sp. Sementara itu, Anthoceros sp. merupakan anggota Anthocerotopsida yang sporofitnya menancap di dalam gametofit. Adapun Sphagnum sp. dan Fissidens sp. merupakan anggota Bryopsida yang sporofitnya tumbuh pada gametofit dan bersifat parasit bagi gametofit itu sendiri.

9. Cermati ciri-ciri tumbuhan lumut berikut!
    1) Tidak berklorofil.
    2) Mempunyai rizoid atau akar semu.
    3) Bentuk tubuh seperti tumbuhan kecil.
    4) Pangkal sporofit dilindungi involukrum.
    5) Sporofit bersifat parasit terhadap gametofit.
Ciri-cirt tumbuhan lumut yang tergolong Bryopsida terdapat pada angka . . . .
    a. 1), 2), dan 3)
    b. 1), 3), dan 4)
    c. 2), 3), dan 4)
    d. 2), 3), dan 5)
    e. 3), 4), dan 5)

Penjelasan:
Ciri-ciri tumbuhan lumut yang tergolong Bryopsida sebagai berikut.
    1) Generasi gametofit berupa talus yang berbentuk seperti tumbuhan kecil.
    2) Talusnya mempunyai batang semu tegak dan lembaran daun yang tersusun spiral. Daun berfungsi untuk fotosintesis.
    3) Pada bagian dasar batang semu terdapat rizoid yang berbentuk seperti benang benang halus dan berfungsi sebagai akar,
    4) Pada bagian pucuk terdapat alat perkembangbiakan generatif berupa anteridium dan arkegonium.
    5) Sporofit tumbuh pada gametofitnya atau pada tumbuhan lumut itu sendiri, serta bersifat sebagai parasit terhadap gametofit.
Sementara itu, pangkal sporofit dilindungi oleh involukrum merupakan ciri kelompok. Anthocerotopsida (lumut tanduk). Semua jenis tumbuhan lumut memiliki klorofil.

10. Seorang peserta didik mengamati beberapa spesies tumbuhan lumut di sekitar sekolah. Salah satu spesies yang diamatinya, yaitu Sphagnum sp. Setelah mengamati ciri-cirinya dengan teliti dan cermat, peserta didik tersebut berkesimpulan bahwa spesies tersebut dapat digolongkan dalam kelas Bryopsida karena mempunyai ciri khusus . . . .
    a. Talusnya berbentuk lembaran seperti hati
    b. Kapsul sporanya berbentuk seperti tanduk
    c. Talusnya berbentuk seperti tumbuhan kecil
    d. Talusnya mempunyai percabangan menggarpus
    e. Bagian bawah talusnya terdapat sisik-sisik perut

Penjelasan:
    Ciri utama dari kelas Bryopsida yaitu talusnya berbentuk seperti tumbuhan kecil. Selain itu, talusnya memiliki batang semu dan lembaran daun, terdapat rizoid, dapat anterium dan arkegonium, serta sporofit tumbuh pada gametofit. Sementara itu, bagian bawah talusnya terdapat sisik-sisik perut, talusnya berbentuk lembaran seperti hati, dan talus bercabang menggarpu merupakan ciri-ciri dan kelas Hepaticopsida. Adapun kapsul sporanya berbentuk seperti tanduk merupakan ciri dan kelas Anthocerotopsida.

11. Perhatikan gambar sporofit berikut!
Bagian yang ditunjuk huruf Y beserta fungsinya yang benar adalah . . . .
    a. Seta, menghubungkan kotak spora dengan gametofit
    b. Gigi peristom, mengatur pengeluaran spora
    c. Operkulum, mencegah keluarnya spora
    d. Rizoid, melekat pada substrat
    e. Apofisis, penghasil spora

Penjelasan:
    Bagian yang ditunjuk oleh huruf Y adalah gigi peristom. Gigi peristom berfungsi mengatur pengeluaran spora. Apabila udara di sekitar lembap, gigi peristom akan menutup sehingga spora tidak bisa keluar. Apabila udara di sekitar kering, gigi peristom akan membuka sehingga spora mudah terbawa angin. Gigi peristam ini ditutupi oleh operkulum.

12 Perhatikan beberapa gambar lumut berikut!
Nama kelas dari tumbuhan lumut tersebut secara berurutan dalam tabel berikut yang benar, yaitu . . . .
    a. 1) Bryopsida, 2) Anthocerotopsida, 3) Hepaticopsida
    b. 1) Hepaticopsida, 2) Bryopsida, 3) Anthocerotopsida
    c. 1) Hepaticopsida, 2) Anthocerotopsida, 3) Bryopsida
    d. 1) Anthocerotopsida, 2) Hepaticopsida, 3) Bryopsida
    e. 1) Anthocerotopsida, 2) Bryopsida, 3) Hepaticopsida

Penjelasan:
    Gambar 1), yaitu Anthoceros fusiformis, merupakan contoh spesies dari kelas Anthocerotopsida. Gambar 2), yaitu Fissidens sp, merupakan contoh spesies dari kelas Bryopsida. Gambar 3), yaitu Riccia fluitans, merupakan contoh dari kelas Hepaticopsida.

13. Perhatikan gambar daur hidup lumut berikut!
Fase daur hidup tumbuhan lumut yang diploid ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1)
    b. 2)
    c. 3)
    d. 4)
    e. 5)

Penjelasan:
    Fase daur hidup tumbuhan lumut yang bersifat diploid (2n), yaitu zigot, sporogonium (sporofit), dan sporangium. Sporangium ditunjukkan oleh angka 1). Adapun angka 2), yaitu spora, angka 3), yaitu protonema, angka 4), yaitu anteridium, dan angka 5), yaitu arkegonium. Baik spora, protonema, anteridium, maupun arkegonium bersifat haploid (n).

14. Perhatikan gambar berikut!
Bagian pada tumbuhan lumut yang menghasilkan gamet betina ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. (1)
    b. (2)
    c. (3)
    d. (4)
    e. (5)

Penjelasan:
    Tumbuhan lumut mempunyai daur hidup yang terdiri atas generasi gametofit dan generasi sporofit. Generasi gametofit pada tumbuhan lumut merupakan generasi yang menghasilkan gamet, baik gamet jantan maupun gamet betina. Gamet jantan dihasilkan oleh anteridium dan gamet betina dihasilkan oleh arkcegonium (2). Secara keseluruhan, skema daur hidup tumbuhan lumut sebagai berikut.

15. Fase-fase dalam daur hidup tumbuhan lumut sebagai berikut.
    1) Spora
    2) Sporangium
    3) Protonema
    4) Sporogonium
    5) Tumbuhan lumut
Urutan daur hidup tumbuhan lumut yang benar adalah . . . .
    a. 1)-3)-5)-4)-2)
    b. 1)-5)-4)-3)-2)
    c. 2)-1)-3)-4)-5)
    d. 2)-3)-5)-4)-1)
    e. 2)-4)-3)-1)-5)

Penjelasan:
Urutan daur hidup tumbuhan lumut sebagai berikut.
Jadi, Urutan daur hidup tumbuhan lumut yang benar adalah 1)-3)-5)-4)-2).



B. Isilah dengan jawaban yang tepat!


1. Bryophyta dikelompokkan menjadi Hepati copsida, Anthocerotopsida, dan Bryopsida. Pengelompokan tersebut berdasarkan pada . . . .
Jawaban: Bentuk gametofit dan sporofit

2. Generasi sporofit pada tumbuhan lumut merupa kan generasi yang menghasilkan . . . .
Jawaban: Spora

3. Anteridium dan arkegonium Marchantia polymorpha terletak dalam gametofit tumbuhan tersebut. Anteridium mempunyai struktur seperti . . . dan anteridium mempunyai struktur seperti . . . .
Jawaban: Gada, botol

4. Arkegonium tumbuhan lumut merupakan peng hasil . . . Arkegonium didukung oleh . . . .
Jawaban: Gamet betina; arkegoniofor

5. Tumbuhan lumut mengalami pergiliran ke turunan (metagenesis). Fase . . . lebih dominan daripada fase . . . .
Jawaban: Gametofit, sporofit



C. Kerjakan soal-soal herikut!


1. Seorang ilmuwan berpendapat bahwa tumbuhan lumut tidak dapat sepenuhnya dimasukkan ke dalam kelompok Thallophyta maupun Cormophyta Oleh karena itu, tumbuhan lum disebut sebagai tumbuhan peralihan dan Thallophyta ke Cormophyta. Benarkah pendapa ilmuwan tersebut? Jelaskan!
Jawaban:
    Thallophyta adalah tumbuhan yang belum memiliki akar, batang, dan daun yang jelas sedangkan Cormophyta adalah tumbuhan yang akar, hatang, dan daunnya sudah dapat dibedakan dengan jelas. Tumbuhan lumut dikelompokkan dalam tumbuhan peralihan dari Thallophyta ke Cormophyta karena sebagian anggotanya memiliki tubuh berupa talus (pada Hepaticopsida dan Anthoceratopsida) dan sebagian lagi ada yang sudah memiliki batang dan daun yang sederhana (pada Bryopsida). Jadi pendapat ilmuwan tersebut benar

2. Sporofit yang terdapat pada lumut hati, lumut tanduk, dan lumut daun mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Bagaimana perbedaan karakteristik sporofit dari ketiga jenis tumbuhan Jumut tersebut?
Jawaban:
    Sporofit pada lumut hati selalu tumbuh dan berkembang dalam gametofit betina. Sementara itu, sporofit pada lumut tanduk tertancap dalam gametofit. Allapun sporofit lumut daun tumbuh pada gametofitnya atau pada tumbuhan lumut itu sendiri.

3. Perhatikan gambar tumbuhan lumut berikut!
Bagaimana ciri-ciri generasi gametofit yang dimiliki oleh tumbuhan lumut seperti pada gambar tersebut?
Jawaban:
    Tumbuhan lumut pada gambar adalah lumut daun (Bryopsida). Generasi gametofitnya berupa talus yang bentuknya seperti tumbuhan kecil. Talusnya mempunyai batang semu tegak dan lembaran daun yang tersusun spiral. Pada bagian dasar batang semu terdapat rizoid yang berbentuk seperti benang-benang halus dan berfungsi sebagai akar Pada bagian pucuk terdapat alat perkembangbiakan generatif berupa anteridium dan arkegonium.

4. Perhatikan gambar tumbuhan berstoit!
Dikelompokkan ke dalam kelas apa tumbuhan I dan II? Bagaimana karakteristik kedua tumbuhan tersebut? Jelaskan!
Jawaban:
    Gambar adalah Riccio fluitans dan gambar Il adalah Notothylos sp. Riccia fluitans termasuk dalam kelompok Hepaticopsida (lumut hati). Hepaticopsida (lumut hati) memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
   1) Generasi gametofit berupa talus dan berbentuk lembaran-lembaran seperti hati.
    2) Talus berwarna hijau dengan percabangan menggarpu. Pada sisi bawah terdapat selapis sel-sel menyerupai daun yang dinamakan sisik-sisik perut atau sisik ventral. Talus melekat pada substrat dengan bantuan rizoid.
    3) Sporofit selalu tumbuh dan berkembang di dalam gametofit betina sehingga tidak dapat terlihat secara langsung
Sementara itu, Notothylos sp. termasuk dalam kelompok Anthoceratopsids Anthocerotopsida (lumut tanduk) memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
    1) Generasi gametofit berupa talus dengan tepi rata atau bertoreh.
    2) Sporofit tertancap di dalam gametofit, tetapi kapsul sporofit berada di luar talus berbentuk seperti tanduk (horn) sehingga disebut lumut tanduk.
    3) Pangkal kapsul sporofit dilindungi oleh involukrum.
    4) Sel-sel tubuhnya mempunyai kloroplas tunggal yang berukuran besar.

5. Bagaimana proses transportasi pada tumbuhan Lumut?
Jawaban:
    Tumbuhan lumut belum memiliki berkas pembuluh. Oleh karena itu proses transportasinya berlangsung secara imbibisi. Proses imbibisi dimulai saat air masuk ke dalam tubuh tumbuhan lumut. Selanjutnya, air tersebut dialirkan menuju ke bagian-bagian tubuh secara difust.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih


Post a Comment

0 Comments