Biologi XI - Semester 2 - Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia - Uji Kompetensi 2

Biologi XI - Semester 2 - Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia - Uji Kompetensi 2

Biologi SMA/MA

Kelas XI Semester 2



BAB V
Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia
"Jenis-Jenis Kekebalan Tubuh dan Gangguan pada Sistem Kekebalan Tubuh"



Uji Kompetensi 2


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Jenis imunisasi ini hanya diberikan satu kali kepada bayi, yaitu saat usia 0-2 bulan. Imunisasi ini berfungsi mencegah penyakit yang diakibatkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Jenis imunisasi yang dimaksud adalah imunisasi . . . .
    a. HB
    b. HiB
    c. DTPa
    d. BCG
    e. Pentavalen

2. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi campak dilakukan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Seorang anak tidak perlu mendapatkan imunisasi campak saat usia 18 bulan jika sudah menerima imunisasi . . . .
    a. BCG pada usia 2 bulan
    b. MR pada usia 15 bulan
    c. DTPa pada usia 6 bulan
    d. PCV pada usia 12 bulan
    e. Rotavirus pada usia 15 bulan

3. Seseorang yang pernah menderita penyakit cacar air memiliki risiko yang rendah untuk terkena penyakit serupa kedua kalinya. Hal ini dikarenakan orang tersebut telah mendapatkan . . . .
    a. Kekebalan pasif
    b. Kekebalan aktif alami
    c. Kekebalan pasif alami
    d. Kekebalan aktif buatan
    e. Kekebalan pasif buatan

4. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
    1) Pemberian serum antivenin setelah terkena sengatan kalajengking.
    2) Pemberian kolostrum bagi anak yang baru dilahirkan.
    3) Imunisasi JE untuk mencegah penyakit radang otak
    4) Pemberian serum antibodi poliklonal antitetradoksin bagi orang yang mengonsumsi ikan fugu.
    5) Injeksi racun tetanus yang sudah diinaktivasi
Kekebalan pasif didapat melalui tindakan yang ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1), 2), dan 3)
    d. 1), 2), dan 4)
    e. 1), 3), dan 4)
    b. 2), 3), dan 4)
    e. 2), 3), dan 5)

5. Contoh vaksin yang berasal dari virus yang sudah dilemahkan adalah . . . .
    a. IPV
    b. OPV
    c. Vaksin difteri
    d. Acellular pertussis vaccine
    e. Whole-cell pertussis voccine

6. Saat berwisata ke Brasilia, Roni menderita nyeri otot dan sendi, sakit kepala, penurunan nafsu makan serta menggigil Beberapa hari setelahnya, ia mengalami muntah darah, sakit perut, kejang, serta kegagalan hati dan ginjal. Hasil diagnosis dokter, Roni mengalami penyalat endemis di daerah tempat wisata yang dikunjunginya. Penyakit tersebut dapat dicegah apabila sebelum berangaut ke Brasilia Roni menerima imunisasi . . . .
    a. JE
    b. Polio
    c. Ebola
    d. Demam kuning
    e. Meningococcus

7. Salah satu imunisasi wajib yang dianjurkan pemerintah adalah imunisasi DTP. Imunisasi ini digunakan untuk mencegah infeksi akibat bakteri . . . .
    a. Bacillus anthracis, Salmonella typhi, dan Bordetella pertussis.
    b. Corynobacterium diphteria, Clostridium c tetani, dan Bordetella pertussis
    c. Clostridium difficile, Clastridium tetani, dan Streptococcus pneumoniae
    d. Corynobacterium diphteria, Clostridiume tetani, dan Haemophilus influenzae
    e. Corynobacterium diphteria, Mycobacterium tuberculosis, dan Streptoccus pneumoniae

8. Dokter menyarankan Andini melakukan pemeriksaan laboratorium karena siklus haidnya tidak teratur disertai dengan pembengkakan di bagian leher. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa kadar TSH (Thyroid: Stimulating Hormone) dalam darah Andini kurang dari batas normal. Penurunan kadar TSH tersebut disebabkan oleh adanya gangguan autoimunitas, Penyakit yang diderita Andini adalah . . . .
    a. Chorn's disease
    b. Gravess disease
    c. Diabetes melitus
    d. Addison's disease
    e. Myasthenia gravis

9. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar sel T seorang pasien sebesar 160 sel/mm darah. Hal ini menunjukkan pasien tersebut mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh yaitu . . . .
    a. Imunodefisiensi akibat delesi kromosom 22
    b. Autoimunitas akibat antibodi menyerang limfosit
    c. Autoimunitas akibat antibodi menyerang sel-sel leukosit
    d. Imunodefisiensi akibat infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV)
    e. Hipersensitivas akibat respons imun yang berlebihan terhadap kadar sel T dalam darah

10. Perhatikan gangguan sistem kekebalan tubuh berikut ini!
    1) Severe combined immunodefiency
    2) Mononukleosis
    3) Multiple myeloma
    4) Agammaglobulinemia
    5) Sindrom DiGeorge
Gangguan berupa penurunan atau hilangnya kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk merespons antigen akibat faktor genetik ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1), 2), dan 4)
    b. 1), 3), dan 5)
    c. 1), 4), dan 5)
    d. 2), 3), dan 5)
    e. 3), 4), dan 5)


B. Isilah dengan jawaban yang tepat!

1. Salah satu imunisasi yang diwajibkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 12 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan imunisasi adalah imunisasi BCG. Imunisasi ini digunakan untuk mencegah infeksi.. penyebab penyakit . . . .

2. Vaksin yang diberikan untuk mencegah penyakit pneumonia akibat infeksi bakteri Streptococcus pneumonia adalah . . . .

3. Berdasarkan kandungannya, vaksin Haemophilus Influenza tipe B dan Hepatitis B digolongkan sebagai vaksin . . . .

4. Berdasarkan cara memperolehnya, kekebalan tubuh digolongkan menjadi dua kelompok yaitu . . . dan . . . .

5. Kadar hormon tiroksin Pak Yayan kurang dari 0,7 mg/dL darah. Kondisi ini disebabkan Pak Yayan mengalami autoimunitas. Penyalat yang diderita Pak Yayan adalah . . . .


C. Kerjakan soal-soal berikut!

1. Ardi mengalami demam setelah menerima imunisasi campak untuk pertama kalinya. Menurut dokter, kondisi yang dialami Ardi ini normal. Bernahkah pernyataan dokter tersebut? Jelaskan!

2. Mengapa orang yang akan menerima imunisasi harus dalam kondisi sehat dan tidak baru saja sembuh dari penyakit berat?

3. Salah satu imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah imunisasi polio. Bagaimanakah jadwal pemberian imunisasi tersebut?

4. Mengapa penderita multiple sclerosis kesulitan mengontrol gerakan anggota tubuhnya?

5. Hipersensitivitas adalah suatu respons imun yang berlebihan terhadap suatu senyawa yang masuk ke tubuh. Mengapa orang yang mengalami hipersensitivitas terhadap debu mudah sekali bersin? Jelaskan!




Post a Comment

0 Comments