Biologi X - Semester 2 - Animalia - Uji Kompetemsi 1 (2021)

Biologi X - Semester 2 - Animalia - Uji Kompetemsi 1 (2021)

Biologi SMA/MA

Kelas X Semester 2



BAB II
Animalia
"Ciri-Ciri Umum Animalia"



Uji Kompetensi 1


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Perhatikan gambar berikut!
Pernyataan yang benar mengenai simetri tubuh hewan tersebut adalah . . . .
    a. Disebut hewan radiata karena jika bagian tubuh dipotong akan dihasilkan potongan potongan tubuh dengan bentuk yang sama.
    b. Memiliki bentuk tubuh simetri radial karena mempunyai sisi atas (dorsal) dan sisi bawah (ventral), sisi kepala atau sisi depan yang disebut anterior, dan sisi ekor atau sisi belakang yang disebut posterior.
    c. Memiliki bentuk tubuh simetri bilateral karena bagian tubuh tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya sehingga akan diperoleh bagian yang sama jika dipotong dari anus hingga mulut.
    d. Bentuk simetri tubuhnya disebut simetri bilateral karena bagian tubuh tersusun melingkar sehingga jika dilakukan pe motongan pada bagian tubuhnya akan diper oleh potongan-potongan dengan bentuk yang sama.
    e. Memiliki simetri tubuh bilateral karena mem punyai bagian puncak yang disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebut sisi aboral.

Penjelasan:
    Berdasarkan simetri tubuhnya, hewan dibedakan menjadi simetri radial dan simetri bilateral. Hewan pada gambar memiliki bentuk tubuh simetri radial. Hewan yang bentuk tubuhnya simetri radial, artinya bagian tubuhnya tersusun melingkar. Jika bagian tubuhnya dipotong akan dihasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama. Hewan dengan simetri radial ini hanya mempunyai bagian puncak yang disebut sis oral dan bagian dasar yang disebut sist aboral. Hewan yang memiliki bentuk tubuh simetri radial disebut hewan radiata. Simetri bilateral artinya bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Dengan demikian, jika hewan tersebut dipotong melalui mulut dan anusnya, kita akan mendapatkan bagian yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan. Hewan bersimetri bilateral ini mempunyai sisi atas (dorsal) dan sisi bawah (ventral), sisi kepala atau sisi depan yang disebut anterior, dan sisi ekor atau sisi belakang yang disebut posterior.

2. Perhatikan gambar berikut!
Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, gambar A dan B menunjukkan . . . .
    a. A) Aselomata B) Pseudoselomata
    b. A) Pseudoselomata B) Selomata
    c. A) Aselomata B) Selomata
    d. A) Selomata B) Pseudoselomata
    e. A) Selomata B) Aselomata

Penjelasan:
    Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, hewan triploblastik dibedakan menjadi aselomata, pseudoselomata, dan selamata. Hewan triploblastik aselomata merupakan hewan yang tidak mempunyai rongga di antara usus dan tubuh terluarnya. Hewan triploblastik pseudoselomata merupakan hewan yang mempunyai rongga dalam saluran tubuh yang berisi cairan tanpa dibatasi jaringan dari mesoderma. Hewan triploblastik selomata memiliki rongga tubuh yang berisi cairan dan mempunyai batas yang berasal dari jaringan mesoderma. Jadi, berdasarkan strukturnya, hewan A termasuk aselomata dan hewan B termasuk pseudoselomata.

3. Sel tumbuhan memiliki kloroplas, sedangkan sel hewan tidak memiliki kloroplas. Tidak adanya organel sel tersebut menunjukkan bahwa hewan bersifat . . . .
    a. Autorof
    b. Heterotrof
    c. Eukariotik
    d. Multiseluler
    e. Triploblastik

Penjelasan:
    Kloroplas merupakan organel sel yang ber fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Kloroplas dimiliki oleh sel tumbuhan. Adanya kloroplas ini tumbuhan dapat membuat: makanannya sendiri melalui proses fotosintesis Organisme yang dapat membuat makanannya sendiri disebut autotrol. Adapun sel hewan tidak memiliki kloroplas sehingga tidak dapat membuat makanannya sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan makanannya, hewan mendapatkan dari organisme lainnya. Organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri disebut organisme heterotrof Eukariotik berarti inti selnya dilapisi oleh membran inti. Multiseluler berarti tersusun atas banyak set. Triploblastik berarti tubuhnya dibangun oleh tiga lapisan tubuh atau tiga lembaga, yaitu endoderm, mesoderm, dan ektoderm.

4. Suatu jenis hewan dikatakan hewan triploblastik selomata jika . . . .
    a. Tubuhnya tersusun atas lapisan ektoderm dan endoderm serta memiliki rongga tubuh
    b. Tubuhnya tersusun atas lapisan ektoderm dan endoderm serta tidak memiliki rongga tubuh
    c. Tubuhnya tersusun atas lapisan ektoderm. mesoderm, dan endoderm serta memiliki rongga tubuh
    d. Tubuhnya tersusun atas lapisan ektoderm. mesoderm, dan endoderm serta tidak memiliki rongga tubuh
    e. Tubuhnya tersusun atas lapisan ektoderm, mesoderm, dan endoderm serta memiliki rongga tubuh semu

Penjelasan:
    Berdasarkan lapisan penyusun tubuhnya hewan dibagai menjadi diploblastik dan triploblastik. Hewan diploblastik dibangun oleh dua lapisan tubuh, yaitu ektoderm dan endoderm, sedangkan hewan triploblastik dibangun oleh tiga lapisan tubuh, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Hewan triploblastik selomata artinya tubuh hewan tersebut dibangun oleh tiga lapisan, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm serta memiliki rongga tubuh yang sebenarnya.

5. Pada bakteri, materi genetik tidak dibatasi oleh membran sehingga terlihat menyatu dengan sitoplasma. Adapun pada sel hewan, materi genetiknya berada di dalam nukleus yang dibatasi oleh membran. Ciri yang dimiliki oleh sel hewan tersebut menunjukkan bahwa hewan bersifat . . . .
    a. Eukariotik
    b. Prokariotik
    c. Autotrof
    d. Simetri radial
    e. Simetri bilateral

Penjelasan:
    Berdasarkan keberadaan membran inti organisme dapat dibedakan menjadi dua yaitu bersifat eukariotik dan prokariotik akaniotik berarti inti selnya dibungkus oleh membran inti, misalnya pada sel hewan Dengan adanya membran inti tersebut, materi genetik yang terdapat di dalam inti tidak terlihat menyatu dengan sitoplasma Adapun prokarintik berarti tidak memiliki membran inti sehingga materi genetik yang terdapat di dalam inti sel terlihat menyatu dengan sitoplasma misalnya pada bakteri

6. Nania mengamati Pheretima posturna yang ditemukan di tingkungan sekitarnya. Dia ingin mengidentifikasi ciri-ciri hewan tersebut. Pernyataan yang benar mengenai ciri-ciri hewan tersebut adalah . . . .
    a. Tubuhnya dibangun dari dua lapisan tubuh. yaitu ektoderm dan endoderm
    b. Termasuk hewan triploblastik selamata.
    c. Belum memiliki rongga tubuh.
    d. Memiliki rongga tubuh semu
    e Bentuk tubuhnya simetri radial

Penjelasan:
    Pheretiam pastarne (cacing tanah) memiliki tiga lapisan tubuh yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm sehingga termasuk hewan triploblastik Selain itu, hewan tersebut memiliki rongga tubuh. Mesoderm dipisahkan oleh rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu lapisan dalam dan lapisan luar. Kedua lapisan tersebut mengelilingi rongga dan menghubungkan antara bagian darsal dan ventral membentuk mesenterium yang berfungsi sebagai penggantung organ dalam. Hewan yang memililo rongga tubuh disebut selomata. Berarti cacing tanah termasuk hewan triploblastik selamata. Adapun bentuk tubuhnya adalah simetri bilateral.

7. Perhatikan jenis-jenis hewan berikut!
    1) Kadal
    2) Ikan
    3) Katak
    4) Landak laut
    5) Bintang laut
Hewan yang memiliki bentuk tubuh simetri bilateral ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1), 2), dan 3)
    b. 1), 3), dan 4)
    c. 2), 3), dan 4)
    d. 2), 4), dan 5)
    e. 3), 4), dan 5)

Penjelasan:
    Simetrillateral artinya bagairtubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Dest demikian, jika hewan tersebut dipotong mela mulut dan anusnya, kita akan mendapatka bagian yang sama antara sist kiri dan sisi kana Hewan bersimetri bilateral ini mempunyai atas (dorsal) dan sisi bawah (ventral), sisi kep atau sisi depan yang disebut anterior, dan ekor atau sisi belakang yang disebut poster Contoh hewan yang memiliki simetri bilatera yaitu ikan, katak, dan kadal. Adapun landa laut dan bintang laut memiliki bentuk tub simetri radial, Hewan yang bentuk tubuhny simetri radial, artinya bagian tubuhnya tersus melingkar. Jika bagian tubuhnya dipotong aba dihasilkan potongan-potongan tubuh denga bentuk yang sama. Hewan dengan simetri rad ini hanya mempunyai bagian puncak yang disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebe sisi aboral.

8. Suatu jenis hewan memiliki rongga tubuh sem dan mesodermnya belum membentuk rong yang sesungguhnya karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam dan lapisas luar Berdasarkan ciri-cirinya, hewan tersebut tergolong hewan . . . .
    a. Diploblastik selomata
    b. Diploblastik aselomata
    c. Triploblastik selomata
    d. Triploblastik aselomata
    e. Triploblastik pseudoselomata

Penjelasan:
    Berdasarkan keberadaan rongga tubuh, hewan triploblastik dapat dibedakan menjadi tip yaitu triploblastik selomata, triploblastik pseudoselomata, dan triploblastik aselomata Pseudoselomata adalah hewan yang mempunya rongga tubuh semu, mesodermnya belum membentuk rongga yang sesungguhnya karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam dan lapisan luar Rongga yang terbentuk berisi cairan yang memisahkan alat pencernaas dengan dinding tubuh bagian luar Hewan yang termasuk Pseudoselomata adalah Rotifera dan Nemathelminthes (cacing gilig) Adapun selomata adalah hewan yang memiliki runga tubuh. Pada hewan semacam ini, mesoderm dipisahkan oleh rongs rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu lapisan dalam dan lapisan luar, Kedua lapisan tersebut mengeliling rongga dan menghubungkan antara bagian dorsal dan ventral membentuk mesenterium yang berfungsi sebagai penggantung organ dalam Hewan selamata meliputi Annelida sampai Chendata Aselamata adalah hewan yang belum mempunyal rongga tubuh, artinya tubuhnya padat tanpa rongga antara usus dan tubuh tertuar Pada hewan semacam ini mesoderm membentuk struktur yang kompak sehingga selom (rongga hibuh) tidak terbentuk. Contoh aselomata, yaitu Platyhelminthes atau cacing pipih.

9. Ciri-ciri yang dimiliki oleh hewan yang mem bedakannya dengan tumbuhan adalah . . . .
    a. Autotrof
    b. Heterotrof
    c. Eukariotik
    d. Uniseluler
    e. Multiseluler

Penjelasan:
    Sel hewan tidak memiliki kloroplas, sedangkan sel tumbuhan memiliki kloroplas. Kloroplas berfungsi sebagai tempat membuat makanan melalui proses fotosintesis. Keberadaan karoplas ini mengakibatkan tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Organisme yang mampu membuat makanannya sendiri. disebut organisme autotrof. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri karena tidak memiliki kloroplas. Organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri disebut organisme heterotrof. Jadi, ciri yang dimiliki oleh hewan yang membedakannya dengan tumbuhan, yaitu hewan bersifat heterotrof Hewan dan tumbuhan bersifat eukariotik dan multiseluler.

10. Perhatikan gambar hewan berikut!
Reproduksi hewan tersebut berlangsung secara . . . .
    a. Seksual melalui fertilisasi internal
    b. Seksual melalui fertilisasi eksternal
    c. Seksual karena berifat hermafrodit
    d. Aseksual melalu mekanisme fragmentasi
    c. Aseksual melalui mekanisme partenogenesis

Penjelasan:
    Salah satu ciri hewan, yaitu sebagian besar bereproduksi secara seksual dengan bertemunya sel kelamin jantan (spermatozoa) dan sel kelamin betina (ovum) Reprodu terjadi melalui fertilisasi eksternal (pembuahan terjadi di luar tubuh) atau fertilisasi internal (pembuahan terjadi di dalam tahnh) Gambar pada soal menunjukkan katak yang fertilisasinya berlangsung secara eksternal. Kebanyakan hewan bersifat diploid, yang berarti selisel dewasa berisi dua salinan dari materi genetik yang berasal dari induknya. Beberapa jenis hewan juga dapat berkembang biak secara seksual melalui fragmentasi atau pemotongan bagian bagian tubuh dan setiap potongan tersebut akan tumbuh menjadi individu baru, misalnya pada cacing pipih Partenogenesis adalah cara perkembangbiakan aseksual pada beberapa jenis hewan, misalnya lebah. Perkembangbiakan partenogenesis terjadi ketika induk betina memproduksi sel telur yang berkembang tanpai melalui fertilisasi. Hermafrodit berarti dalam satu makhluk hidup terdapat dua jenis kelam sekaligus, yaitu kelamin jantan dan betina, misalnya pada bekicot.



B. Isilah dengan jawaban yang tepat!


1. Perhatikan gambar hewan berikut!
Berdasarkan simetri tubuhnya, hewan tersebut memiliki bentuk tubuh . . . .
Jawaban: Simetri radial

2. Hewan triploblastik dikelompokkan menjadi aselomata, pseudoselomata, dan selamata berdasarkan . . . .
Jawaban: Ada tidaknya rongga tubuh

3. Berdasarkan jumlah lapisan tubuhnya, Porifera termasuk hewan . . . .
Jawaban: Diploblastik

4. Radisti mengamati Planaria sp. yang ditemukan nya menempel di bebatuan sungai. Berdasarkan lapisan penyusun tubuhnya dan keberadaan rongga tubuh, hewan tersebut termasuk dalam kelompok . . . .
Jawaban: Triploblastik aselomata

5. Sebagian besar hewan berkembang biak secara seksual, yaitu dengan bertemunya sel Kelamin jantan dan sel kelamin betina. Sekarang perhatikan gambar hewan berikut!
Berdasarkan cara fertilisasinya, hewan I mengalami fertilisasi secara sedangkan hewan II mengalami fertilisasi secara . . . .
Jawaban: Eksternal, internal



C. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Saat berjalan-jalan di tepi pantal, Stevi dan Steva menemukan dua jenis hewan yang berbeda. Hewan yang ditemukan oleh Stevi dan Steva secara berturut-turut ditunjukkan oleh gambar berikut.
Stevi berpendapat bahwa bentuk tubuh kedua hewan tersebut adalah simetri radial. Adapun Steva berpendapat bahwa hewan yang ditemukan Stevi berbentuk simetri bilateral, sedangkan hewan yang ditemukannya berbentuk simetri radial. Menurut Anda, pendapat siapa yang benar? Jelaskan alasan Anda!
Jawaban :
    Berdasarkan gambar, hewan yang ditemukan Stevi adalah bintang laut, sedangkan hewan yang ditemukan Steva adalah landak laut. Kedua hewan tersebut memiliki bentuk tubuh simetri radial. Hewan yang bentuk tubuhnya simetri radial, artinya bagian tubuhnya tersusun melingkar. Jika bagian tubuhnya dipotong akan dihasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama. Hewan dengan simetri radial ini hanya mempunyai bagian puncak yang disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebut sisi aboral. Simetri bilateral artinya bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Dengan demikian, jika hewan tersebut dipotong melalui mulut dan anusnya, kita akan mendapatkan bagian yang sama antara sis dan sisi kanan. Hewan bersimetri bilateral mempunyal sisi atas (dorsal) dan sisi hawak sisi kepala atau sisi depan yang diseba (ventral), anterior dan sisi ekor atau xisi belakang yang disebut posterior Dengan demikian, pendapat Stevi yang benar.

2 Perhatikan gambar struktur tubuh suatu jenis hewan berikut!
Jelaskan struktur tubuh hewan tersebut berdasarkan lapisan penyusun tubuh dan keberadaan rongga tubuhnya! Berikan conto hewan yang memiliki struktur tubuh seper hewan tersebut!
Jawaban:
    Berdasarkan lapisan tubuhnya, gambar pada soal menunjukkan struktur tubuh hewan triploblastik. Tubuhnya dibangun oleh tiga lapisan tubuh atau tiga lembaga, yaitu endoderm mesoderm, dan ektoderm. Adapun berdasarkan keberadaan rongga tubuhnya termasuk selomata Selomata adalah hewan yang memiliki rongga tubuh. Mesoderm dipisahkan oleh rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu lapisan dalam dan lapisan luar. Kedua lapisan tersebut mengelilingi rongga das menghubungkan antara bagian dorsal das ventral membentuk mesenterium yang berfungsi sebagai penggantung organ dalam. Jadi, hewan tersebut termasuk hewan triploblastik selomata Contoh hewan triploblastik selomata, yaitu kelompok Annelida dan Vertebrata.

3. Bentuk tubuh Porifera dikatakan asimetri. Selain itu, Porifera juga disebut sebagai hewan radiata Apa yang dimaksud dengan asimetri dan radiata?
Jawaban:
    Bentuk tubuh Porifera ada yang asimetri dan ada juga yang simetri radial (radiata). Asimetri artinya tidak memiliki kesetangkupan atau bentuknya tidak beraturan. Jika dipotong tubuhnya tidak dapat dibagi menjadi beberapa bagian yang sama. Hewan radiata adalah hewan yang memiliki bentuk tubuh radial. Hewan yang bentuk tubuhnya simetri radial memilikd bagian tubuh yang tersusun melingkar. Jika bagian tubuhnya dipotong akan dihasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama. Hewan dengan simetri radial ini hanya mempunyai bagian puncak yang disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebut sisi aboral. Selain Porifera, contoh hewan radiata lainnya yaitu Coelenterata dan Echinodermata.

4. Dalam ekosistem, hewan selalu berperan sebagai konsumen dan tidak mungkin berperan sebagai produsen. Adapun tumbuhan dalam ekosistem selalu berperan sebagai produsen. Mengapa di ekosistem hewan memiliki peran yang berbeda dengan tumbuhan? Kaitkan jawaban Anda dengan keberadaan organel sel yang terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan!
Jawaban:
    Sel tumbuhan memiliki kdoroplas sehingga mampu membuat makanannya sendiri. Organisme yang mampu membuat makanannya sendiri di dalam ekosistem berperan sebagai produsen. Produsen mampu menghasilkan energi untuk hidupnya sendiri dan juga untuk organisme lain. Adapun sel hewan tidak memiliki kloroplas sehingga tidak mampu membuat makanannya sendiri. Hewan mencukupi kebutuhan makanannya bergantung dengan organisme lain. Dengan demikian, di ekosistem hewan tidak dapat berperan sebagai produsen. Di dalam ekosistem hewan berperan sebagai konsumen.

5. Hewan bereproduksi dengan cara seksual. Reproduksi seksual berlangsung dengan cara fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal. Apa yang dimaksud dengan fertilisasi Internal dan fertilisasi eksternal? Berikan contoh hewan yang mengalami fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal masing-masing dua contoh!
Jawaban:
    Fertilisasi internal yaitu proses bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina yang terjadi di dalam tubuh hewan betina, misalnya pada aya an buaya. Adapun fertilisasi eskternal, yaitu proses bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina yang terjadi di di luar tubuh hewan betina, misalnya ikan dan katak.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih


Post a Comment

0 Comments