Biologi X - Semester 2 - Ekosistem - Uji Kompetensi 2 (2021)

Biologi X - Semester 2 - Ekosistem - Uji Kompetensi 2 (2021)

Biologi SMA/MA

Kelas X Semester 2



BAB III
Ekosistem
"Pola-Pola Interaksi dalam Ekosistem"


Uji Kompetensi 2



A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
    1) Peningkatan populasi predator akan mengakibatkan peningkatan populasi mangsa.
    2) Peningkatan populasi mangsa akan mengakibatkan peningkatan populasi predator.
    3) Penurunan populasi mangsa akan meng akibatkan peningkatan populasi predator.
    4) Penurunan populasi mangsa akan mengakibatkan penurunan populasi predator.
    5) Peningkatan populasi mangsa akan meng akibatkan penurunan populasi predator.
Pernyataan yang benar mengenai peristiwa yang terjadi pada rantai makanan ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1) dan 4)
    b. 1) dan 5)
    c. 2) dan 3)
    d. 2) dan 4)
    e. 3) dan 5)

Penjelasan:
    Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya melalui sederetan organisme yang terlibat dalam peristiwa makan dan dimakan Dalam hal ini, organisme yang dimakan disebut mangsa, sedangkan organisme yang memakan disebut predator Dengan demikian, jika jumlah mangsa meningkat, jumlah predator juga akan meningkat. Hal ini karena sumber makanan predator melimpah sehingga predator akan berkembang biak dengan cepat. Sebaliknya, jika jumlah mangsa menurun, jumlah predator juga akan menurun. Hal ini karena sumber makanan predator berkurang sehingga banyak predator yang mati karena kekurangan makanan.

2. Rantai makanan berikut yang termasuk rantai makanan perumput adalah . . . .
    a. Tanaman jagung > ulat > burung prenjak > burung elang
    b. Potongan daun > cacing tanah > ayam > musang
    c. Hancuran daun > cacing tanah > itik > ular
    d. Bangkai hewan > belatung > ayam > ular
    e. Serpihan kayu > kumbang kayu > burung ketilang > burung elang

Penjelasan:
    Ada dua jenis rantai makanan, yaitu rantai makanan perumput dan rantai makanan detritus. Rantai makanan perumput adalah rantai makanan yang dimulai dari produsen, misal tumbuhan. Contoh rantai makanan perumput, yaitu tanaman jagung ulat - burung prenjak burung elang. Sementara rantai makanan detritus adalah rantai makanan. yang dimulai dari detritus. Detritus adalah hancuran jaringan makhluk hidup baik hewan maupun tumbuhan. Contoh rantai makanan detritus sebagai berikut.
    1. potongan daun > cacing tanah > ayam > musang
    2. hancuran daun > cacing tanah > itik > ular
    3. bangkai hewan > belatung > ayam > ular
    4. serpihan kayu > kumbang kayu > burung ketilang > burung elang

3. Perhatikan gambar jaring-jaring makanan berikut!
Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut peran tikus, burung prenjak, dan ular secara berurutan yang benar adalah . . . .
    a. Konsumen III, konsumen II, dan konsumen I
    b. Konsumen II, konsumen I, dan produsen
    c. Konsumen II, konsumen I, dan konsumen IV
    d. Konsumen I, konsumen II, dan konsumen III
    e. Produsen, konsumen I, dan konsumen II

Penjelasan:
    Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut, tanaman padi dan bunga sepatu berperan sebagai produsen karena dapat membuat makanannya sendiri. Tilrus, belalang, dan ulat berperan sebagai konsumen karena memakan produsen. Katak, hurung prenjak, dan ular berperan sebagai konsumen II karena memakan kosumen 1. Ular juga dapat berperan sebagai konsumen 111 karena memakan kosumen 11. Burung elang dapat berperan sebagai konsumen til dan konsumen IV.

4. Perhatikan jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem berikut!
Pernyataan yang tepat mengenai kedudukan organisme dalam jaring-jaring makanan tersebut adalah . . . .
    a. Serigala menduduki puncak trofik
    b. Rumput berada pada tingkat trofik I
    c. Kelinci dan rusa menduduki tingkat trofik I
    d. Musang dan rusa menduduki tingkat trofik yang sama.
    e. Singa merupakan organisme yang terdapat pada tingkat trofik

Penjelasan:
    Pada suatu jaring-jaring makanan, organisme penyusunnya menduduki tingkat trofik tertentu. Sebagai contoh, trofik I, trofik ll, trolik III, trofik IV, trofik V, dan seterusnya menyesuaikan tingkat kompleksitas jaring-jaring makanan. Pada suatu jaring-jaring makanan terdapat organisme yang dapat menempati kedudukan lebih dari satu trofik. Selain itu, setiap tingkat trofik dapat diduduki oleh lebih dari satu organime. Pada Jaring-jaring makanan tersebut dapat ditentukan tingkat trofik setiap organisme sebagai berikut.
    1) Trofik I: Rumput.
    2) Trofik II: Kelinci dan rusa.
    3) Trolik III: Musang dan serigala.
    4) Trofik IV: Serigala dan singa.
    5) Trofik V[puncak trofik): Singa.

5. Perhatikan tabel berikut!
Pasangan yang tepat antara jenis piramida ekologi beserta penjelasannya ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1) dan 3)
    b. 1) dan 4)
    c. 2) dan 4)
    d. 2) dan 5)
    e. 3) dan 5)

Penjelasan:
Piramida ekologi terdiri atas piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.
    1) Piramida jumlah
Penentuan tingkatan trofik pada piramida jumlah didasarkan pada penghitungan jumlah individu tiap satuan luas (per m²). Dapat dikatakan bahwa pada kebanyakan komunitas normal, jumlah tumbuhan selalu lebih banyak daripada organisme herbivora. Demikian pula jumlah herbivora selalu lebih banyak daripada jumlah karnivora tingkat 1. Karnivora tingkat 1 juga selalu lebih banyak daripada karnivora tingkat 2. Jadi, piramida jumlah dibuat berdasarkan jumlah organisme di setiap tingkat trofik.
    2) Piramida biomassa
Penentuan tiap tingkatan trafik pada piramida biomassa didasarkan pada pengukuran massa individu dalam gram berat kering per m². Piramida biomassa merupakan penggambaran yang lebih realistik dibandingkan dengan piramida jumlah Biomassa adalah berat kering suatu organisme. Piramida biomassa umumnya berbentuk menyempit dari dasar ke puncak.
    3) Piramida energi
Piramida energi dibuat berdasarkas observasi yang dilakukan dalam wakt yang lebih lama. Pada piramida akan terlihat adanya penurunan eners yang tersedia untuk setiap tingkat te Jumlah energi sebagai persediaan terbes adalah produsen dan lebih kecil pad tingkat-tingkat trofik berikutnya Piramid energi dapat digunakan untuk mengeta hubungan antara organisme dari berbag tingkat trofik dengan lebih teliti. Hal disebabkan pada biomassa yang tamu dari organisme yang berbeda belum te mempunyai kandungan energi yang sama.

6. Perhatikan piramida ekologi berikut!
Berdasarkan piramida ekologi tersebut, energ yang diterima oleh konsumen tersier sebesar . . . .
    a. 0,7 kkal
    b. 7 kkal
    c. 70 kkal
    d. 700 kkal
    e. 7000 kkal

Penjelasan:
    Energi berpindah dari tingkat trofik satu be tingkat trofik yang lainnya. Namun, tidak seluruh energi dapat dimanfaatkan. Energi yang mengalami perpindahan dari satu organisme ke organisme lainnya hanya berkisar 10% Jadi, jika energi yang terdapat pada tingkat trafik 1 (produsen) sebesar 7.000 kkal, energ yang berpindah ke tingkat trafik 2 (konsumen primer) sebesar 700 kcal. Selanjutnya, energ yang berpindah ke tingkat trofik 3 (konsumen sekunder) sebesar 70 kkal, energi yang berpindah ke tingkat trolik 4 (konsumen tersier) sebesar 7 kkcal, dan energi yang berpindah ke tingkat trofik 5 (konsumen kuartener) sebesar 0,7 kkal.

7. Di ekosistem sawah terjadi jaring-jaring kehidupan seperti berikut.
Organisme yang dapat menduduki tingkat trofik III, yaitu . . . .
    a. Tikus dan garangan
    b. Tikus dan alap-alap
    c. Garangan dan alap-alap
    d. Burung gereja dan tikus
    e. Burung gereja dan alap-alap

Penjelasan:
    Organisme yang dapat menduduki tingkat trofik III merupakan konsumen sekunder. Konsumen sekunder merupakan konsumen yang memakan konsumen primer. Berdasarkan jaring-jaring kehidupan pada soal, organisme yang berperan sebagai konsumen primer (tingkat trofik II), yaitu burung gereja dan tikus. Sementara itu, organisme yang berperan sebagai konsumen sekunder (tingkat trofik III), yaitu garangan dan burung alap-alap. Burung alap-alap juga dapat berperan sebagai konsumen tersier (tingkat trofik IV).

8. Perhatikan jaring-jaring makanan berikut!
Hewan Q yang tepat untuk melengkapi jaring jaring makanan tersebut beserta perannya adalah . . . .

Penjelasan:
    Dalam jaring-jaring makanan tersebut, ulat dan kutu loncat berperan sebagal konsumen primer. Oleh karena itu, hewan Q yang tepat untuk melengkapi jaring-jaring makanan tersebut adalah belalang sembah. Belalang sembah berperan sebagai konsumen sekunder, yaitu konsumen yang memakan konsumen primer. Sementara itu, katak dan kadal merupakan hewan pemalcan serangga kecil, tetapi katak dan kadal tidak mungkin dimakan oleh burung kecil. Jangkrik dan walang sangit merupakan hewan pemakan tumbuhan. Jaring-jaring makanan yang mungkin terjadi pada soal sebagai berikut.

9. Nitrifikasi adalah proses kimiawi yang ber langsung di dalam tanah dengan bantuan mikrob Saat nitrifikasi tersebut terjadi proses . . . .
    a. Pengoksidasian amonia menjadi nitrat
    b. Pereduksian amonia menjadi nitrogen
    c. Pemecahan protein menjadi amonium
    d. Pereduksian nitrat menjadi nitrogen
    e. Pembentukan asam amino

Penjelasan:
    Nitrifikasi adalah proses oksidasi amonia menjadi nitrat melalui tahapan proses nitritasi dan nitratasi dengan bantuan mikrob, misalnya bakteri Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter, atau Bactoderma. Proses nitrifikasi dapat digambarkan sebagai berikut.

10. Perhatikan daur karbon berikut!
Proses yang berlangsung pada bagian yang ditunjuk huruf M dan N secara berurutan adalah . . . .

Jawaban: D
Penjelasan:
    CO2 di udara dihasilkan dari kegiatan atau aktivitas manusia. Sebagai contoh, proses pembakaran kegiatan industri atau pabrik yang menghasilkan CO Proses pembakaran pada kegiatan industri ditunjukkan oleh huruf M. Selain itu, CO, juga dihasilkan dari pernapasan makhluk hidup seperti kelinci. Sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang mati akan didekomposisi oleh mikroorganisme (jamur dan bakteri). Dari proses dekomposisi ini akan dihasilkan CO, CO, di udara selanjutnya dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Proses fotosintesis ditunjukkan oleh huruf N. Oksigen tersebut akan digunakan kembali oleh manusia, hewan, dan tumbuhan itu sendiri untuk bernapas. Selain itu, oksigen yang ada di udara juga dimanfaatkan dalam kegiatan-kegiatan industri, yaitu untuk proses pembakaran. Dengan demikian, proses yang berlangsung pada bagian M dan N secara berurutan adalah pembakaran dan fotosintesis.

11. Perhatikan tahapan daur fosfor berikut!
    1) Hewan dan tumbuhan yang mati akan diuraikan oleh mikroorganisme sehingga senyawa fosfat akan kembali lagi dalam tanah.
    2) Fosfat akan menumpuk dan mengalami sedimentasi membentuk batuan.
    3) Senyawa fosfat diserap oleh tumbuhan dan hewan memperoleh senyawa fosfat saat terjadi aliran energi. 
    4) Fosfat dalam tanah akan terlarut bersama air menuju sungai hingga laut.
    5) Batuan yang mengalami pelapukan akan mem bebaskan senyawa fosfat ke dalam tanah
Urutan tahapan daur fosfor yang benar adalah . . . .
    a. 3)-5)-1)-4)-2)
    b. 3)-4)-5)-1)-2)
    c. 4)-5)-3)-2)-1)
    d. 5)-3)-1)-4)-2)
    e. 5)-3)-4)-2)-1)

Penjelasan:
    Senyawa fosfor yang ada di bumi tersimpan dalam batuan. Batuan yang mengalami pelapukan akan membebaskan senyawa fosfat ke dalam tanah. Selanjutnya, senyawa fosfat diserap oleh tumbuhan untuk dimanfaatkan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Adapun hewan akan memperoleh senyawa fosfat saat terjadi aliran energi melalui rantai makanan. Selanjutnya, hewan dan tumbuhan yang mati akan diuraikan oleh mikroorganisme sehingga senyawa fosfat akan kembali lagi dalam tanah. Fosfat dalam tanah juga akan terlarut bersama air menuju sungai hingga laut. Dalam laut, fosfat tersebut menumpuk dan akan mengalami sedimentasi membentuk batuan Setelah itu, fosfat akan kembali lagi mengalami sildus fosfor Jadi, urutan daur fosfor yang benar adalah 5)-3)-1)-4)-2).

12. Perhatikan gambar siklus air berikut!
Berdasarkan siklus tersebut, proses yang terjadi pada bagian I, II, dan III secara berturut-turut adalah . . . .
    a. Kondensasi, transpirasi, dan presipitasi
    b. Evaporasi, kondensasi, dan presipitasi
    c. Transpirasi, infiltrasi, dan kondensasi
    d. Transpirasi, presipitasi, dan infiltrasi
    e. Evaporasi, presipitasi, dan infiltrasi

Penjelasan:
    Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, dan di tanaman akan n menguap ke angkasa (atmosfer) dan akan menjadi awan. Proses penguapan air berlangsung melalui evaporasi (1) dan transpirasi. Evaporasi merupakan proses penguapan pada permukaan di laut, daratan, dan sungai. Sementara itu, transpirasi merupakan proses penguapan air pada makhluk hidup meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia. Selanjutnya, i atmosfer akan terkondensasi menjadi uap air di at awan. Pada keadaan jenuh, uap air (awan) akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (presipitasi yang ditunjuk angka II) dalam bentuk hujan, salju, es, dan kabut. Selanjutnya, di dalam tanah air bergerak melalui pori-pori tanah dan batuan menuju permukaan air tanah. Air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah sehingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan. Proses ini disebut infiltrasi (III). Air bergerak di atas permukaan tanah, berdekatan dengan aliran utama. Makin landai suatu tempat maka makin sedikit pori-pori tanahnya sehingga aliran permukaannya makin besar. Sungai-sungal bergabung satu sama lain membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan di sekitar daerah aliran sungai menuju laut.

13. Perhatikan daur fosfor berikut!
Pada bagian yang ditunjuk oleh huruf X ber langsung proses . . . .
    a. Pengubahan fosfat organik dari sisa organisme menjadi fosfat anorganik
    b. Pengambilan unsur fosfor dari lingkungan dalam bentuk fosfat organik
    c. Pelepasan fosfor dari hasil penguraian fosfat anorganik ke atmosfer
    d. Pengikatan fosfat anorganik dan menyedia kannya bagi tumbuhan
    e. Pembentukan fosfat organik dari unsur unsur fosfat

Penjelasan:
    Di alam fosfor terdapat dalam dua bentuk. yaitu fosfat organik dan fosfat anorganik. Fosfat. organik terdapat di dalam tubuh tumbuhan dan hewan, sedangkan fosfat anorganik terdapat di dalam tanah dan air. Fosfat organik yang terdapat di dalam tubuh tumbuhan dan hewan yang mati akan mengalami proses penguraian oleh dekomposer sehingga berubah menjadi fosfat anorganik (huruf X). Fosfat anorganik tersebut termasuk salah satu unsur hara yang akan diserap oleh akar tumbuhan.

14. Dalam siklus nitrogen terjadi proses nitritasi yang memanfaatkan peran bakteri. Jenis bakteri yang berperan dalam proses tersebut, yaitu . . . .
    a. Anabaena dan Rhizobium
    b. Azotobater dan Nitrobacter
    c. Azotobacter dan Rhizobium
    d. Nitrobacter dan Nitrosomonas
    e. Nitrosomonas dan Nitrosoccocus

Penjelasan:
    Nitritasi adalah proses pengubahan amonia menjadi nitrit. Proses tersebut dibantu oleh bakteri nitrit, misal Nitrosomonas dan Nitrosoccocus. Adapun Anabaena, Rhizobium, dan Azotobacter merupakan bakteri yang mampu mengikat nitrogen. Nitrobacter merupakan bakteri yang berperan dalam proses nitratasi (pengubahan nitrit menjadi nitrat).

15. Pernyataan yang benar mengenai daur karbon dan oksigen adalah . . . .
    a. Respirasi makhluk hidup mengikat karbon bebas menjadi senyawa organik.
    b. Batu bara dan minyak bumi terbentuk oleh penumpukan senyawa nitrogen.
    c. Produsen mengubah karbon anorganik menjadi senyawa organik kembali.
    d. Hutan tidak terlalu berperan dalam siklus karbon.
    e. Fiksasi gas karbon dilakukan oleh hewan.

Penjelasan:
    Dalam daur karbon dan oksigen, produsen (tumbuhan) mengubah karbon anorganik menjadi senyawa organik kembali melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis merupakan proses pembentukan makanan dalam tumbuhan. Sementara itu, fiksasi gas karbon dalam daur karbon dan oksigen dilakukan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis. Hutan sangat berperan dalam siklus karbon karena tumbuhan memerlukan karbon untuk proses fotosintesis. Batu bara dan minyak bumi terbentuk dari endapan senyawa karbon pada fosil makhluk hidup. Respirasi makhluk hidup mengikat oksigen bebas dari udara. Sementara, karbon bebas diikat oleh tumbuhan untuk digunakan dalam fotosintesis.



B. Isilah dengan jawatan yang tepat!


1. Perhatikan jaring-jaring makanan berikut!
Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut, kelinci menempati tingkat trofik . . . sedangkan . . . menempati tingkat trofik IV.
Jawaban: II, musang

2. Dalam rantai makanan, organisme autotrof akan dimakan oleh . . . .
Jawaban: Konsumen primer

3. Dalam piramida ekologi, jumlah energi makin berkurang dari . . . ke . . . .
Jawaban: Dasar piramida, puncak piramida

4. Pada daur sulfur, apabila gas sulfur dioksida yang berada di udara bersenyawa dengan oksigen dan air akan membentuk asam sulfat. Ketika jatuh ke tanah, asam sulfat tersebut akan menjadi bentuk . . . .
Jawaban: Ion-ion sulfat

5. Perhatikan daur fosfor berikut!
Proses yang berlangsung pada bagian yang ditunjuk huruf X dan Y secara berurutan adalah . . . .
Jawaban: Sedimentasi, penyerapan



C. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Perhatikan rantai makanan berikut!
Rantal makanan tersebut disebut rantai makanan detritus. Menurut Anda, benarkah pernyataas tersebut? Jelaskan alasan Anda!
Jawaban:
    Rantal makanan detritus adalah rantai makanan yang dimulai dari detritus. Detritus adal partikel-partikel organik hasil penguraian berbagal organisme mati dan sisa organisme misal hancuran daun. Dengan demikian, pernyataan pada soal benar.

2. Perhatikan jaring-jaring makanan berikut!
Berdasarkan jaring-jaring makanan di atas jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
    a. Organisme apa yang berperan sebagai konsumen primer?
    b. Organisme apa yang dapat menduduk tingkat trofik III?
    c. Ada berapa rantai makanan yang terjadi dalam jaring-jaring makanan tersebut? Tuliskan!
Jawaban:
    a. Konsumen primer adalah konsumen yang memakan produsen secara langsung Berdasarkan jaring-jaring makanan pada soal, organisme yang berperan sebagai konsumen primer, yaitu tupai, ulat, jangkrik dan kelinci.
    b. Dalam piramida ekologi, organisme yang menduduki tingkat trofik III adalah organisme yang berperan sebagai konsumen sekunder. Dalam jaring-jaring makanan pada soal, organisme yang menduduki tingkat trofik II, yaitu burung ketilang. kadal, rubah, dan burung elang.
    c. Berdasarkan jaring-jaring makanan pada soal, ada lima rantai makanan yang terjadi seperti berikut.
      1) Pohon > tupai > burung elang
      2) Pohon > ulat > burung ketilang > burung elang
      3) Rumput > jangkrik > burung ketilang > burung elang
      4) Rumput > jangkrik > kadal > ular > burung elang
      5) Rumput > kelinci > rubah > ular > burung elang

3. Dalam ekosistem sawah terjadi rantai makanan seperti berikut.
Tanaman padi > walang sangit > katak > ular
Berdasarkan rantai makanan tersebut, gambarlah piramida jumlahnya beserta penjelasannya!
Jawaban:
    Piramida jumlah menunjukkan jumlah organisme yang berada di dalam suatu daerah tertentu yang dikelompokkan dan dihitung berdasarkan tingkat trofik Piramida jumlah umumnya berbentuk menyempit ke atas, tetapi dapat terjadi piramida terbalik, yaitu dasar piramida lebih kecil daripada tingkat di atasnya. Berdasarkan rantai makanan tersebut, dapat digambarkan piramida jumlah sebagai berikut.
Dalam satu batang tanaman padi bisa terdapat beberapa ekor walang sangit. Oleh karena itu, walang sangit jumlahnya lebih banyak daripada jumlah tanaman padi. Sementara, jumlah katak dan ular lebih sedikit dibandingkan jumlah produsen (tanaman padi).

4. Perhatikan skema daur nitrogen berikut!
Jelaskan proses yang berlangsung pada bagian yang ditunjuk oleh huruf X dan Y!
Jawaban:
    Proses yang berlangsung pada bagian yang ditunjuk huruf X adalah dekomposisi. Proses tersebut dilakukan oleh dekomposer. Tumbuhan dan hewan yang telah mati akan diuraikan menjadi bahan-bahan anorganik sehingga nitrogen yang terkandung dalam tubuh hewan atau tumbuhan akan berpindah kembali ke lingkungan. Sementara itu, proses yang berlangsung pada bagian yang ditunjuk huruf Yadalah proses denitrifikasi. Proses denitrifikasi merupakan proses perombakan ion nitrat menjadi nitrogen. Nitrogen yang dihasilkan akan kembali ke atmosfer.

5. Cermati daur fosfor berikut!
Organisme apa yang dapat menduduki bagian Q pada gambar tersebut? Jelaskan!
Jawaban:
    Dalam daur fosfor, hancuran jaringan makhluk hidup, baik hewan dan tumbuhan atau yang disebut detritus akan dimakan oleh detritivor (huruf Q). Organisme yang berperan sebagai detritivor antara lain cacing tanah, siput, luing, dan kutu kayu.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih


Post a Comment

0 Comments