Biologi X - Semester 2 - Ekosistem - Penjilaian Harian (2021)

Biologi X - Semester 2 - Ekosistem - Penjilaian Harian (2021)

Biologi SMA/MA

Kelas X Semester 2



BAB III
Ekosistem
"Penilaian Harian"


Penilaian Harian



A. Pilihlah jawaban yang tepat!


1. Tumbuhan memerlukan komponen abiotik untuk pertumbuhan, perkecambahan, dan penyebaran biji. Komponen abiotik yang dimaksud adalah . . . .
    a. Air
    b. Suhu
    c. Kelembapan
    d. Cahaya matahari
    e. Derajat keasaman

Penjelasan:
    Dalam kehidupan, air sangat diperlukan oleh makhluk hidup karena sebagian besar tubuhnya mengandung air. Air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan dalam pertumbuhan, perkecambahan, dan penyebaran biji. Bagi hewan dan manusia, air diperlukan untuk minum dan keperluan hidup lain seperti mencuci serta merupakan tempat hidup bagi ikan. Adapun suhu memengaruhi proses biokimia dalam organisme dan dapat memengaruhi perkembangbiakan organisme tertentu. Kelembapan udara sangat menentukan kemampuan organisme dalam bertahan dari kekeringan. Cahaya matahari sangat diperlukan bagi semua tumbuhan dan bakteri fotosintetik untuk melangsungkan proses fotosintesis. Dari proses fotosintesis tersebut akan dihasilkan karbohidrat yang merupakan sumber energi bagi tumbuhan itu sendiri, hewan, maupun manusia, serta dihasilkan oksigen yang diperlukan untuk pernapasan makhluk hidup. Derajat keasaman (pH) memengaruhi perkembangbiakan makhluk hidup dan memengaruhi kecepatan metabolisme makhluk hidup.

2. Tia mengamati ekosistem kolam. Selanjutnya, Tia mengidentifikasi komponen-komponen yang terdapat dalam ekosistem tersebut. Jenis-jenis komponen ekosistem yang diidentifikasi oleh Tia sebagai berikut.
    1) Kerikil
    2) Lumut
    3) Ikan lete
    4) Teratai
    5) Keong
    6) Air
    7) Katak
Komponen ekosistem yang berperan sebag konsumen ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1), 4), dan 6)
    b. 21,3), dan 5)
    c. 2), 4), dan 7)
    d. 3), 5), dan 7)
    e. 4). 5), dan 6)

Penjelasan:
    Komponen ekosistem yang berperan sebag konsumen termasuk komponen biotik Konsumen merupakan organisme yang tidak dapat menghasilkan makanan sendiri. Ustik memenuhi kebutuhan makanannya, organisme tersebut membutuhkan organisme lainnya Komponen ekosistem kolam yang berpera sebagai konsumen, yaitu ikan lele, keong das katak. Adapun lumut dan teratai termas produsen karena mampu menghasilkas makanannya sendiri melalui proses fotosintese Kerikil dan air termasuk komponen abiotik.

3. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
    1) Sekelompok hewan unggas di pekaranga rumah.
    2) Serumpun bambu di kebun.
    3) Satu batang tanaman cabai di halaman rumah.
    4) Sekelompok burung gelatik di sarangnya
    5) Sekelompok tanaman palawija di persawahan.
Pernyataan yang menunjukkan contoh komunitas terdapat pada angka . . . .
    a. 1) dan 2)
    b. 1) dan 5)
    c. 2) dan 3)
    d. 2) dan 4)
    e. 4) dan 5)

Penjelasan:
    Komunitas adalah kumpulan dari berbagal populasi yang hidup pada suatu waktu dan tempat tertentu yang saling berinteraksi Sebagai contoh, sekelompok hewan unggas di pekarangan rumah dan sekelompok tanaman palawija di persawahan. Sementara itu. serumpun bambu di kebun dan sekelompok burung gelatik di sarangnya termasuk populasi Populasi adalah sekumpulan makhluk hidup sejenis yang hidup di suatu tempat pada waktu tertentu. Satu batang tanaman cabai di halaman rumah termasuk individu. Individu adalah makhluk hidup tunggal.

4. Perhatikan satuan-satuan makhluk hidup berikut!
    1) Bioma
    2) Ekosistem
    3) Populasi
    4) Individu
    5) Biosfer
    6) Komunitas
Urutan satuan makhluk hidup dari yang paling tinggi adalah . . . .
    a. 1)-2)-5)-6)-3)-4)
    b. 1)-5)-6)-2)-3)-4)
    c. 4)-3)-6)-2)-1)-5)
    d. 5)-1)-2)-6)-3)-4)
    e. 5)-2)-1)-6)-3)-4)

Penjelasan:
Urutan satuan makhluk hidup dari paling kecil sebagai berikut.
    1) Individu adalah satuan fungsional terkecil penyusun ekosistem yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.
    2) Populasi adalah sekelompok individu sejenis yang menempati suatu daerah pada waktu tertentu.
    3) Komunitas merupakan kumpulan dari berbagai populasi hewan dan tumbuhan yang terdapat di suatu tempat dan mengalami peristiwa saling ketergantungan.
    4) Ekosistem merupakan kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang membentuk hubungan timbal balik.
    5) Bioma merupakan ekosistem besar yang meliputi suatu daerah yang luas dan memiliki flora dan fauna yang khas.
    6) Biosfer adalah bagian terluar bumi yang mencakup udara, daratan, dan air yang memungkinkan berlangsungnya proses kehidupan.
Jadi, urutan satuan makhluk hidup dari yang paling tinggi adalah 5)-1)-2)-6)-3)-4).

5. Komponen abiotik sangat diperlukan untuk mendukung kelangsungan hidup komponen biotik. Untuk melangsungkan proses fotosintesis, tumbuhan memerlukan beberapa jenis komponen abiotik. Komponen abiotik yang dimaksud, yaitu . . . .
    a. Cahaya matahari, karbon dioksida, dan oksigen
    b. Cahaya matahari, karbon dioksida, dan air
    c. Cahaya matahari dan karbon dioksida
    d. Cahaya matahari, oksigen, dan air
    e. Cahaya matahari oksigen

Penjelasan:
    Fotosintesis merupakan proses biokimiawi yang dilakukan produsen untuk menghasilkan energi (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Dalam proses fotosintesis diperlukan bahan baku berupa karbon dioksida dan air. Jadi, komponen abiotik yang diperlukan produsen untuk melangsungkan proses fotosintesis, yaitu cahaya matahari, karbon dioksida, dan air. Sementara itu, proses fotosintesis menghasilkan oksigen dan glukosa.

6. Di dalam ekosistem tersusun atas komponen abiotik dan komponen biotik. Namun, apabila salah satu omponen biotik dalam ekosistem terganggu, peristiwa yang mungkin terjadi adalah . . . .
    a. Adanya komponen abiatik yang tidak berfungsi
    b. Terganggunya biomassa pada piramida makanan
    c. Tidak akan berpengaruh apa pun terhadap ekosistem
    d. Tetap stabilnya rantai makanan pada ekosistem tersebut
    e. Aliran energi di ekosistem tersebut menjadi tidak optimal

Penjelasan:
    Setiap organisme yang berada di dalam ekosistem terlibat dalam rantai makanan. Apabila salah satu komponen biotiknya terganggu, rantai makanan yang terjadi di dalam ekosistem juga terganggu. Keadaan tersebut menyebabkan aliran energi dalam rantai makanan tidak berlangsung secara optimal. Akibatnya, organisme dalam rantai makanan tersebut tidak dapat melangsungkan kehidupannya. Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus dapat mengakibatkan ekosistem menjadi tidak stabil.

7. Dalam ekosistem perairan, secara berurutan fitoplankton dan udang berperan sebagai . . . .
    a. Pengurai dan produsen
    b. Konsumen primer dan produsen
    c. Produsen dan konsumen sekunder
    d. Konsumen puncak dan konsumen primer
    e. Konsumen sekunder konsumen primer

Penjelasan:
    Dalam ekosistem perairan, fitoplankton berperan sebagai produsen. Fitoplankton merupakan organisme yang mampu membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Sementara itu, dalam ekosistem perairan, udang dapat berperan sebagai konsumen sekunder. Udang merupakan organisme yang memperoleh energi dengan memakan zooplankton (konsumen primer). Adapun pengural adalah organisme yang berperan menguraikan zat sisa dari makhluk hidup lain, misal bakteri dan jamur. Konsumen puncak adalah organisme yang berada di puncak rantai makanan sekaligus menjadi konsumen terakhir, misalnya burung camar.

8. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
    1) Interaksi antara semut dan kutu buah.
    2) Interaksi antara jamur dan ganggang hijau biru.
    3) Interaksi antara ikan hiu dan ikan remora.
    4) Interaksi antara benalu dan tumbuhan Inangnya
    5) Interaksi antara kerbau dan burung jalak.
Simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1), 2), dan 5)
    b. 1), 3), dan 4)
    c. 2), 3), dan 5)
    d. 2), 4), dan 5)
    e. 3), 4), dan 5)

Penjelasan:
    Simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak disebut simbiosis mutualisme. Contoh simbiosis mutualisme antara lain interaksi antara semut dan kutu buah, interaksi antara jamur dan ganggang hijau biru, serta interaksi antara kerbau dan burung jalak. Adapun interaksi antara ikan hiu dan ikan remora merupakan contoh simbiosis komensalisme. Simbiosis komensalisme merupakan interaksi yang menguntungkan salah satu organisme, sedangkan organisme lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Interaksi antara benalu dan tumbuhan inang merupakan contoh simbiosis parasitisme. Simbiosis parasitisme merupakan simbiosis yang menguntungkan salah satu organisme, sedangkan organisme yang lain dirugikan.

9. Jenis interaksi antara kedua makhluk hidup berikut yang sama dengan jenis interaksi antara cacing pita dengan usus manusia adalah . . . .

Penjelasan:
    Interaksi antara cacing pita dengan usus manusia menunjukkan simbiosis parasitisme Simbiosis parasitisme merupakan simbiosis yang menguntungkan salah satu organisme. sedangkan organisme yang lain dirugikan. Dalam interaksi tersebut, cacing pita diuntungkan karena mengisap sari-sari makanan dari tubuh manusia, sedangkan manusia dirugikan karena sari-sari makanan yang digunakan untuk proses metabolisme diambil oleh cacing pita. Jenis interaksi ini sama dengan interaksi antara benalu dan tumbuhan Inang Benalu memperoleh keuntungan karena mendapatkan zat hara yang diserap oleh tanaman lain dari tanah. Zat hara ini akan digunakan benalu sebagai bahan baku melangsungkan proses fotosintesis. Adapun tumbuhan inang dirugikan karena zat haranya diserap oleh benalu sehingga tumbuhan tersebut tidak dapat melangsungkan proses fotosintesis secara optimal. Sementara itu, interaksi antara buaya dan burung plover (gambar a) serta interaksi antara lebah dan tanaman berbunga (gambar d) menunjukkan simbiosis mutualisme. Simbiosis mutualisme merupakan hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan. Interaksi antara udang dan mentimun laut (gambar b) serta interaksi antara tumbuhan paku tanduk rusa dan tumbuhan inang (gambar c) menunjukkan simbiosis komensalisme. Simbiosis komensalisme adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu pihak, tetapi tidak merugikan atau menguntungkan pihak lain.

10. Dalam suatu ekosistem terdapat seekor kelinci dan seekor serigala yang saling berinteraksi. Dalam interaksi tersebut, serigala memangsa kelinci. Jenis interaksi antara kedua hewan tersebut adalah . . . .
    a. Simbiosis komensalisme
    b. Simbiosis amensalisme
    c. Simbiosis mutualisme
    d. Kompetisi
    e. Predasi

Penjelasan:
    Jenis interaksi antara dua jenis hewan yang saling berinteraksi serta menimbulkan peristiwa makan dan dimakan disebut predasi. Predasi menunjukkan suatu hewan memangsa hewan yang lain. Hewan yang memakan disebut predator, sedangkan hewan yang dimakan disebut mangsa. Adapun simbiosis komensalisme merupakan interaksi antara dua makhluk hidup berbeda jenis yang menguntungkan salah satu makhluk hidup, sedangkan makhluk hidup yang lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Simbiosis amensalisme merupakan interaksi antara dua makhluk hidup berbeda spesies yang merugikan salah satu makhluk hidup, sedangkan makhluk hidup yang lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Simbiosis mutualisme merupakan interaksi antara dua makhluk hidup berbeda spesies yang bersifat saling menguntungkan keduanya. Kompetisi merupakan jenis interaksi antara dua spesies yang saling bersaing untuk memperebutkan mangsa atau pasangan.

11. Perhatikan beberapa rantai makanan berikut!
    1) Rumput belalang ayam musang ular pengural.
    2) Tanaman bayam ulat burung prenjak-burung alap-alap-pengural.
    3) Fitoplankton-zooplankton-kepiting -burung camar-pengural.
    4) Tanaman padi-tikus-burung hantu --pengural.
    5) Semak-rusa-harimau pengural.
Rantal makanan yang mengalami kehilangan energi paling besar ditunjukkan oleh angka . . . .
    a. 1)
    b. 2)
    c. 3)
    d. 4)
    e. 5)

Penjelasan:
    Dalam suatu rantai makanan diperkirakan hanya 10% energi yang ditransfer dan disimpan sebagai biomassa. Jadi, sekitar 90% energi yang tersedia pada suatu tingkat trofik tidak disimpan pada tingkat trofik berikutnya. Energi tersebut hilang sebagai panas saat digunakan untuk kegiatan hidup. Makin pendek rantai makanan, makin sedikit kehilangan energi yang dapat digunakan. Sebaliknya, makin panjang rantai makanan, makin besar kehilangan energi yang dapat digunakan. Jadi, rantai makanan yang mengalami kehilangan energi paling besar sebagai berikut.
Rumput > belalang > ayam > musang > ular > pengurai.

12. Dalam suatu ekosistem terjadi rantai makanan sebagai berikut.
Rumput > kerbau > kutu > Leptomonas.
Piramida jumlah yang tepat menggambarkan rantai makanan tersebut adalah . . . .

Penjelasan:
    Piramida jumlah adalah piramida yang menunjukkan jumlah organisme yang berada pada suatu daerah tertentu yang dikelompokkan dan dihitung berdasarkan tingkat trofik. Berdasarkan rantai makanan tersebut, dalam tubuh seekor kutu bisa terdapat ratusan Leptomonas. Oleh karena itu, Leptomonas jumlahnya paling banyak. Jumlah rumput yang berperan sebagai produsen lebih banyak daripada jumlah kerbau dan kutu. Oleh karena itu, organisme yang memiliki jumlah paling banyak pada rantai makanan tersebut secara berurutan adalah Leptomonas, rumput, kutu, dan kerbau. Dengan demikian, piramida jumlah yang tepat untuk menggambarkan rantai makanan tersebut adalah piramida pada pilihan c.

13. Perhatikan jaring-jaring makanan berikut!
Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut. makhluk hidup yang menduduki tingkat trofik I dan II secara berurutan adalah . . . .


Penjelasan:
    Pada suatu jaring-jaring makanan, organisie penyusunnya menduduki tingkat trofik tertent Namun, dalam jaring-jaring makanan tersebut terdapat organisme yang dapat menempati kedudukan lebih dari satu trofik. Selain itu setiap tingkat trofik dapat diduduld oleh lebi dari satu organime. Pada jaring-jaring makanan pada soal dapat ditentukan tingkat trofik setiap organisme sebagai berikut.
    1) Trofik I: Rumput.
    2) Trofik Il: Belalang, kelinci, dan kijang
    3) Trofik Ill: Ayam dan serigala.
    4) Trofik IV: Musang dan singa
Namun, selain menduduki tingkat trofik serigala juga dapat menduduki tingkat trof V. Sementara, singa dapat menduduki tingkat trofik IV dan VI.

14. Perhatikan gambar piramida energi berikut!
Pernyataan yang benar mengenal kedua piramida energi tersebut adalah . . . .
    a. Konsumen III memiliki tingkat energi yang sama pada piramida I dan piramida II.
    b. Jumlah energi pada konsumen I pada piramida I sama dengan piramida II.
    c. Energi yang terbuang pada piramida I lebih banyak daripada piramida II.
    d. Piramida II memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi daripada piramida I.
    e. Transfer energi pada piramida 1 lebih efisien dibandingkan piramida II.

Penjelasan:
Perbandingan kedua piramida energi pada soal sebagai berikut.
Piramida II memiliki tingkat efisiensi lebih tinggi dibandingkan dengan piramida I. Hal ini terlihat bahwa pada piramida I. jumlah energi pada produsen dan konsumen primer (konsumen I) terdapat perbedaan yang mencolok. Dengan kata lain, transfer energi pada piramida II lebih efisien daripada piramida I.

15. Dalam ekosistem persawahan terdapat jaring laring makanan seperti berikut.
Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut, pernyataan yang tepat mengenal organisme K dan L adalah . . . .
    a. Organisme K dan L berperan sebagai konsumen tersier.
    b. Organisme K dan L berperan sebagai konsumen sekunder.
    c. Organisme K berperan sebagai detritivor. sedangkan organisme L berperan sebagai konsumen sekunder.
    d. Organisme K berperan sebagai konsumen tersier, sedangkan organisme L berperan sebagai konsumen primer.
    e. Organime K berperan sebagai konsumen primer, sedangkan organisme L. berperan sebagai konsumen tersier.

Penjelasan:
    Pada suatu jaring-jaring makanan, setiap nisme memiliki peran yang berbeda organisme beda. Pada jaring-jaring makanan tersebut, organisme K (kumbang) berperan sebagai konsumen sekunder. Sementara itu, organisme L (ular) berperan sebagai konsumen sekunder. Konsumen sekunder adalah organisme karnivora yang memakan konsumen primer. Adapun kumbang memakan wereng, sedangkan ular memakan tikus. Wereng dan tikus berperan sebagai konsumen primer.

16. Perhatikan daur nitrogen berikut!
Pada bagian yang ditunjuk oleh huruf Y berlangsung proses . . . .
    a. Penambatan nitrogen oleh bakteri Rhizobium yang hidup pada akar Leguminosae
    b. Perombakin ion nitrat menjadi amonia dan diubah kembali menjadi nitrogen
    c. Pembentukan amonia dari nitrogen yang diikat oleh bakteri tanah
    d. Penguraian tumbuhan dan hewan mati oleh bakteri dan jamur
    e. Perombakan ion nitrit menjadi ion nitrat oleh bakteri nitrat

Penjelasan:
    Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah dalam bentuk amonia, ion nitrit, dan ion nitrat. Sebagian besar unsur nitrogen di atmosfer terdapat dalam bentuk nitrogen bebas (N.). Beberapa organisme dapat mengikat N. misalnya bakteri Rhizobium yang hidup pada akar tanaman Leguminosae. Proses ini disebut fiksasi atau penambatan nitrogen. Nitrogen yang diikat oleh bakteri Rhizobium dapat dimanfaatkan langsung oleh tumbuhan. Nitrogen dapat diserap oleh tumbuhan dalam bentuk amonia. Amonia diperoleh dari proses pengikatan nitrogen oleh bakteri tanah. Selanjutnya, nitrogen yang diikat oleh bakteri tanah diubah menjadi amonia. Proses ini disebut amonifikasi. Selain diperoleh dari pengikatan nitrogen oleh bakteri tanah, amonia juga dapat diperoleh dari penguraian tumbuhan dan hewan yang mati oleh dekomposer (jamur dan bakteri). Proses ini disebut dekomposisi. Selanjutnya. amonia akan dirombak oleh bakteri nitrit menjadi ion nitrit. Ion nitrit akan dirombak oleh bakteri nitrat menjadi ion nitrat. Proses ini disebut nitrifikasi. Selanjutnya, ion nitrat akan diserap oleh akar tumbuhan. Selain itu, ion nitrat juga digunakan oleh bakteri tanah untuk melangsungkan proses denitrifikasi. Dalam proses denitrifikasi, ion nitrat dirombak menjadi amonia kembali, lalu diubah menjadi nitrogen yang akan kembali lagi ke atmosfer. Dengan demikian, proses yang berlangsung di bagian Y adalah penguraian tumbuhan dan hewan mati oleh dekomposer (bakteri dan jamur) atau disebut proses dekomposisi.

17. Perhatikan daur karbon dan oksigen berikut ini!
Proses yang terjadi pada bagian yang ditunjuk angkal adalah . . . .
    a. Pembakaran
    b. Fotosintesis
    c. Penguraian
    d. Pelapukan
    e. Respirasi

Penjelasan:
    CO2 di udara dihasilkan dari kegiatan atau aktivitas manusia. Sebagai contoh, kegiatan industri atau pabrik yang menghasilkan CO Selain itu, CO, juga dihasilkan dari pernapasan makhluk hidup seperti hewan. Hewan dan tumbuhan yang mati akan diuraikan oleh mikroorganisme (jamur dan bakteri). Proses penguraian ditunjukkan oleh angka 1. Dari proses penguraian tersebut akan dihasilkan CO Selanjutnya, CO, di udara dimanfaatkan tumbuhan untuk melangsungkan proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut akan digunakan kembali oleh manusia dan hewan untuk bernapas. Selain itu, oksigen yang ada di udara juga dimanfaatkan dalam kegiatan-kegiatan industri, yaitu untuk proses pembakaran.

18. Pernyataan yang benar mengenal presipitasi pada daur air adalah . . . .
    a. Air memasuldi kembali sistem air permukaan.
    b. Proses penguapan pada air permukaan di laut, sungai, dan daratan.
    c. Air bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah.
    d. Turunnya air yang terdapat pada awan dalam bentuk hujan, salju, es, dan kabut.
    e. Proses penguapan air pada makhluk hidup meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia.

Penjelasan:
    Pada daur air terjadi presipitasi, yang merupakan proses turunnya air yang terdapat pada awan dalam bentuk hujan, salju, es, dan kabut. Selain itu, pada daur air juga terjadi proses evaporasi dan transpirasi Evaporasi adalah proses penguapan pada air permukaan di lat sungai, dan daratan. Transpirasi adalah proses penguapan air pada makhluk hidup melipu tumbuhan, hewan, dan manusia. Selanjutnya terjadi mekanisme infiltrasi (perlokasi). Pada mekanisme tersebut, air yang berada di dalam tanah akan bergerak melalui pori-pori tanah Gerakan air di dalam tanah dapat terjadi secara vertikal atau pun horizontal. Dengan adanya gerakan di dalam tanah, air tersebut dapat masuk kembali ke sistem air permukaan.

19. Perhatikan siklus nitrogen berikut!
Proses nitrifikasi berlangsung pada tahap yang ditunjukkan oleh huruf . . . .
    a. K dan L
    b. K dan M
    c. L dan M
    d. L dan N
    e. M dan N

Penjelasan:
    Nitrogen dapat diserap oleh tumbuhan dalam bentuk amonia. Penguraian nitrogen menjadi amonia disebut amonifikasi (K). Amonia akan diubah menjadi nitrit oleh bakteri nitrit, yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus. Proses ini disebut sebagai nitritasi (M). Selanjutnya, nitrit dengan bantuan bakteri nitrat misal Nitrobacter akan diubah menjadi nitrat, proses ini disebut sebagai proses nitratasi (N). Peristiwa proses perubahan amonia menjadi nitrit dan nitrat dengan bantuan bakteri disebut sebagai proses nitrifikasi (tahap M dan N). Selanjutnya, bakteri anaerob dalam tanah akan mengubah nitrit atau nitrat menjadi amonia dan amonia diubah menjadi nitrogen bebas di udara. Proses ini disebut denitrifikasi (tahap L).

20. Energi tidak selamanya tetap dalam tubuh makhluk hidup, tetapi energi mengalir dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain. Aliran energi tersebut terjadi melalui . . . .
    a. Rantai makanan
    b. Transfer energi
    c. Kemosintesis
    d. Fotosintesis
    e. Penguraian

Penjelasan:
    Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan dengan urutan dan arah tertentu. Dalam suatu rantai makanan terjadi perpindahan energi atau transfer energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. Sebagai contoh, rumput dimakan belalang berarti terjadi perpindahan energi dari rumput ke belalang. penyusunan Adapun kemosintesis adalah proses bahan organik (karbohidrat) dari 11,0 dan CO, menggunakan energi kimia. Fotosintesis adalah proses penguraian zat-zat anorganik, yaitu H,O dan CO, oleh klorofil menjadi zat organik (karbohidrat) dengan bantuan cahaya matahari.



B. Isilah dengan jawaban yang tepat!


1. Andi melihat 10 ekor burung bangau dan 4 ekor burung pipit di area persawahan. Keberadaan beberapa ekor burung bangau dan burung pipit tersebut menunjukkan satuan makhluk hidup yang disebut . . . .
Jawaban: Komunitas

2. Di ekosistem rawa terdapat beberapa organisme antara lain ganggang zooplankton, pohon bakau, ular, ikan gabus, dan kepiting. Organisme di ekosistem tersebut yang berperan sebagai produsen, yaitu . . . dan . . . .
Jawaban: Ganggang, pohon bakau

3. Dalam ekosistem sawah terdapat belalang, wereng, katak, ular, dan jamur. Organisme yang sangat tergantung pada produsen adalah . . . dan . . . Oleh karena itu, organisme tersebut menduduki tingkat trofik . . . .
Jawaban: Belalang, wereng; II

4. Jenis interaksi antara semut rangrang yang hidup di pohon jambu air disebut . . . .
Jawaban: Simbiosis mutualisme

5. Dita menemukan beberapa jenis organisme di kebun rumahnya seperti tanaman bayam, ayam, ulat, dan ular. Interaksi yang mungkin terjadi pada organisme-organisme tersebut adalah . . . dan . . . .
Jawaban: Predasi, simbiosis parasitisme

6. Dalam suatu peristiwa makan dan dimakan, satu jenis produsen dapat dimakan oleh beberapa konsumen berbeda dan konsumen tersebut juga dapat dimakan oleh konsumen lain yang berbeda. Dengan demikian, peristiwa makan dan dimakan tersebut akan membentuk . . . .
Jawaban: Jaring-jaring makanan

7. Perhatikan jaring-jaring makanan di suatu ekosistem berikut!
Berdasarkan jaring-jaring makanan tersebut, organisme yang menduduki tingkat trofik II, yaitu . . . dan . . . .
Jawaban: Zooplankton, remis

8. Pada siklus hidrologi, air dapat bergerak secara vertikal ataupun horizontal di bawah permukaan tanah sehingga air tersebut akan memasuki kembali sistem air permukaan. Peristiwa tersebut dinamakan.
Jawaban: Infiltrasi (perlokasi)

9. Perhatikan daur sulfur berikut!
Bagian yang ditunjuk oleh huruf P, Q, dan R secara berurutan, yaitu . . . , . . . dan . . . .
Jawaban: H.S, S, SO,

10. Perhatikan skema daur karbon berikut!
Pada bagian yang ditunjuk huruf X berlangsung proses . . . .
Jawaban: Penguralan



C. Kerjakan soal-soal berikut!


1. Seorang peserta didik merancang percobaan seperti pada gambar berikut.
Percobaan tersebut dilakukan untuk mem buktikan bahwa tumbuhan membutuhkan komponen abiotik. Benarkah pernyataan tersebut? Jelaskan analisis Anda!
Jawaban:
    Gambar pada soal menunjukkan perangkat percobaan fotosintesis, Percobaan tersebut dilakukan untuk membuktikan bahwa karbon dioksida dibutuhkan dalam proses fotosintesis. NaOH berfungsi menyerap karbon dioksida dalam ruangan percobaan. Meskipun tersedia air, klorofil, dan cahaya, fotosintesis tidak berlangsung karena tidak ada karbon dioksida dalam ruangan percobaan. Dengan demikian, tumbuhan membutuhkan komponen abiotik, yaitu karbon dioksida untuk melangsungkan proses fotosintesis. Jadi, pernyataan pada soal benar.

2. Mengapa interaksi antara lumut yang hidup menempel pada pohon rambutan menunjukkan simblasis komensalisme?
Jawaban:
    Interaksi antara tumbuhan lumut yang hidup menempel pada pohon rambutan menunjukkan simbiosis komensalisme. Simbiosis komensalisme adalah interaksi yang menguntungkan salah satu organisme. sedangkan organisme lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Dalam interaksi tersebut, tumbuhan lumut diuntungkan karena mendapatkan tempat untuk hidup, sedangkan pohon rambutan tidak diuntungkan dan tidak dirugikan atas keberadaan tumbuhan lumut

3. Perhatikan skema aliran energi berikut!
Berdasarkan skema diatas, jawablah pertanyaan pertanyaan berikut.
    a. Apa peran organisme Q? Mengapa organisme Q dapat menduduki peran tersebut?
    b. Organisme apa yang dapat menduduki bagian 57 Berikan contohnya!
Jawaban:
    a. Organisme Q berperan sebagai konsumen primer. Organisme Q memakan organisme P yang memanfaatkan energi cahaya matahari. Organisme yang dapat memanfaatkan energi cahaya matahari untuk memperoleh makanan adalah tumbuhan (produsen). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa organisme Q merupakan pemakan tumbuhan (herbivora) yang berperan sebagal konsumen primer.
    b. Pada skema tersebut dapat diketahui bahwa organisme S merupakan organisme yang mampu mengubah sisa-sisa makhluk hidup menjadi bahan anorganik. Organisme yang mampu mengubah sisa-sisa makhluk hidup menjadi bahan anorganik adalah dekomposer. Dengan demikian, organisme yang tepat untuk mengisi bagian S adalah organisme kelompok dekomposer seperti jamur dan bakteri.

4. Sebagian besar wilayah Indonesia didominasi oleh hutan. Hutan merupakan sumber daya alam yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Namun, selama 25 tahun terakhir terjadi eksploitasi sumber daya dan pembangunan infrastruktur besar-besaran dengan cara menebangi hutan secara liar yang dapat ber dampak buruk bagi kelangsungan hutan. Kegiatan tersebut termasuk bagian dari deforestasi hutan. Menurut Forest Watch Indonesia tahun 2011, persentase luas deforestasi di seluruh wilayah Indonesia selama periode tahun 2000-2009 dapat digambarkan seperti pada diagram berikut.
Berdasarkan data tersebut, jawablah pertanyaan pertanyaan berikut.
    a. Mengapa deforestasi terkonsentrasi pada Pulau Kalimantan dan Sumatra?
    b. Mengapa laju deforestasi di Pulau Jawa lebih rendah dibandingkan dengan Pulau Sulawesi?
    c. Apa yang akan terjadi jika deforestasi hanya terkonsentrasi pada satu wilayah di Indonesia?
    d. Apa dampak yang ditimbulkan dari adanya deforestasi terhadap keseimbangan ekosistem di hutan?
Jawaban:
    a. Deforestasi adalah kegiatan penebangan pohon dengan tujuan pengalihfungsian lahan di hutan. Lahan di hutan dapat dialihfungsikan menjadi lahan pertanian, perindustrian, perkebunan, bahkan permukiman penduduk Pulau Kalimantan dan Sumatra merupakan dua wilayah Indonesia yang memiliki hutan sangat luas. Dengan luasnya hutan di kedua wilayah tersebut, banyak pihak yang tidak bertanggung jawab ingin memanfaatkan lahan hutan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, Pemerintah belum mampu mengontrol secara masif terhadap pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan hutan di kedua wilayah tersebut. Akibatnya, keglatan deforestasi yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab lolos dari pengawasan pemerintah.
    b. Laju deforestasi di Pulau Jawa lebih rendah dibandingkan dengan Pulau Sulawesi. Hal Ini karena hutan di Pulau Jawa tidak seluas di Pulau Sulawesi. Persentase hutan di Pulau Jawa sangat rendah, yaitu sekitar 14% dari total luas daratan. Selain itu, Pulau Jawa juga memiliki jumlah penduduk sangat padat sehingga tutupan hutan di wilayah tersebut sangat sempit.
    c. Jika deforestasi hanya terkonsentrasi pada satu wilayah, sumber daya hutan di wilayah tersebut akan makin berkurang. Akibatnya, dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem di dalamnya. Selain itu, adanya. kegiatan deforestasi menyebabkan wilayah tersebut akan memiliki lahan gundul yang luas jika tidak diikuti dengan rebolsasi. Kondisi ini dapat memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut.
    d. Kegiatan deforestasi menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem di hutan. Hal ini karena kegiatan tersebut dapat menurunkan keanekaragaman hayati. Tumbuhan di hutan yang berperan menjaga siklus air akan makin berkurang sehingga keberlangsungan siklus air menjadi terganggu. Selain tumbuhan, hewan di hutan juga makin berkurang karena kehilangan habitat dan sumber makanannya. Apabila kegiatan ini terus-menerus dilakukan dapat memicu kepunahan tumbuhan dan hewan.

5. Apa peran bakteri Azotobacter sp yang terdapat di dalam tanah pada daur nitrogen? Jelaskan!
Jawaban:
    Pada daur nitrogen terdapat peran beberapa jenis bakteri, misalnya bakteri Azotobacter sp. Bakteri Azotobacter sp. berperan mengikat nitrogen secara langsung, Selanjutnya, nitrogen tersebut akan diubah menjadi amonia melalui proses amonifikasi. Amonia akan dirombak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Nitrit kemudian dirombak oleh bakteri nitrat menjadi nitrat. Nitrat yang terbentuk dapat diserap oleh tumbuhan dan sebagian akan diuraikan kembali menjadi amonia oleh bakteri denitrifikasi. Amonia tersebut akan diubah kembali menjadi nitrogen dan dilepaskan ke udara.






Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih


Post a Comment

0 Comments