Biologi XI - Semester 2 - Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia - Penilaian Harian - | A15 | 2022

Biologi XI - Semester 2 - Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia - Penilaian Harian - | A15 | 2022

                                                                            

Biologi XI


Bab V

Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia 




Penilaian Harian


A. Pilihlah jawaban yang tepat!


15. Suatu senyawa diketahui terlibat dalam sistem pertahanan tubuh nonspesifik Senyawa tersebut dihasilkan ketika virus memasuki tubuh tidak melalui pembuluh darah, melainkan melatot kulit selaput lendir. Senyawa ini akan berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi sehingga sel tersebut akan membentuk zat yang mampu mencegah replikasi virus. Senyawa yang dimaksud adalah . . . .
    a. Histamin
    b. Interferon
    c. Interleukin
    d. Prostaglandin
    e. Protein komplemen

Jawaban: b

Penjelasan:

Sistem pertahanan tubuh nonspesifik merupakan pertahanan tubuh yang tidak membedakan mikrob patogen satu dengan yang lainnya. Pertahanan tubuh nonspesifik sudah diperoleh manusia sejak lahir. Salah satu bentuk pertahanan tubuh nonspesifik adalah protein antimikrob. Terdapat dua jenis protein antimikrob, yaitu interferon dan protein komplemen. Interferon dihasilkan oleh sel-sel yang terinfeksi virus. Senyawa tersebut dihasilkan ketika virus memasuki tubuh tidak melalui pembuluh darah, melainkan melalui kulit dan selaput lendir. Selanjutnya, interferon akan berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi. Sel-sel yang telah berikatan dengan interferon akan membentuk zat yang mampu mencegah replikasi virus. Dengan demikian, serangan virus dapat dicegah. Sementara itu, protein komplemen membunuh bakteri penginfeksi dengan cara membentuk lubang pada dinding sel dan membran plasma bakteri tersebut. Hal ini mengakibatkan ion ion Ca2+ keluar dari sel bakteri. Sementara itu, cairan dan garam-garam dari luar bakteri akan masuk ke sel bakteri. Masuknya cairan akan mengakibatkan sel bakteri hancur. Adapun histamin dan prostaglandin merupakan senyawa yang diproduksi mastosit ketika terdapat patogen masuk melalui jaringan yang rusak. Kedua senyawa ini terlibat dalam peradangan/ inflamasi. Interleukin merupakan mediator chemotaxis dalam proses peradangan.







Kami mohon maaf bila ada kesalahan jawaban maupun pertanyaan..
Berilah komentar kesalahan apa yang ada dan kami akan merevisinya.
terima kasih

 

Post a Comment

0 Comments